Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Penampakan gedung KDMP Wukirsari, Imogiri yang telah selesai dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus mendatang, Sabtu (16/5/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahap pertama siap beroperasi dan diresmikan secara nasional pada Agustus 2026. Saat ini, sebagian besar bangunan koperasi telah selesai dibangun dan tinggal menunggu penyempurnaan fasilitas serta pengisian produk usaha.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budi Raharja, mengatakan Bantul sebenarnya sudah siap mengikuti program pengembangan KDMP. Namun, sejumlah fasilitas pendukung masih dalam proses penyelesaian sehingga daerah tersebut belum ikut dalam peresmian nasional tahap pertama.
“Sebagian besar sudah jadi bangunannya. Tapi memang belum lengkap untuk rak, AC, CCTV, kendaraan operasional sampai isi produk jualannya. Karena itu Bantul belum ikut launching hari ini,” katanya saat mengikuti peresmian nasional KDMP secara daring, Sabtu (16/5/2026), di KDMP Wukirsari, Imogiri.
Agus menjelaskan, pembangunan 10 KDMP tersebar di sejumlah kapanewon di Bantul, di antaranya Imogiri, Piyungan, dan Banguntapan.
Menurut dia, koperasi tersebut nantinya akan menjadi model percontohan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Bantul sebelum diperluas ke daerah lain.
Pemkab Bantul juga telah menyiapkan berbagai unit usaha yang akan dijalankan sesuai arahan pemerintah pusat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Beberapa unit usaha yang akan dikembangkan meliputi gerai bahan pokok, kios pupuk subsidi, hingga distribusi gas subsidi bagi masyarakat desa.
Selain fokus pada pengembangan usaha, Pemkab Bantul juga mendorong keterlibatan masyarakat luas dalam keanggotaan koperasi. Aparatur sipil negara (ASN) hingga warga kurang mampu diharapkan dapat bergabung sebagai anggota KDMP.
“Penduduk yang dimotori ASN diharapkan ikut menjadi anggota. Untuk masyarakat kurang mampu, premi keanggotaannya dibantu pemerintah melalui program di kalurahan,” ujarnya.
Agus menuturkan modal awal dan fasilitas usaha sebagian besar telah didukung melalui program pemerintah pusat. Selanjutnya, koperasi diharapkan dapat berkembang secara mandiri melalui perputaran usaha dan pengelolaan simpanan anggota.
Sementara itu, Lurah Wukirsari, Imogiri, Susilo Hapsari, mengatakan KDMP Wukirsari akan mengembangkan berbagai jenis usaha yang terintegrasi dengan potensi lokal masyarakat.
“Produk-produk lokal Wukirsari seperti batik, tatah sungging, makanan dan kerajinan nantinya bisa ditampilkan di sini. Karena Wukirsari desa wisata, koperasi ini juga bisa menjadi pusat oleh-oleh,” katanya.
Selain menjadi pusat kebutuhan masyarakat, KDMP Wukirsari juga dirancang untuk mendukung pemasaran produk UMKM lokal dan pengembangan desa wisata di kawasan Imogiri.
Susilo menyebut pengelolaan KDMP Wukirsari akan didampingi manajer serta tenaga dari PT Agrinas selama dua tahun sebelum sepenuhnya diserahkan kepada pengurus koperasi.
Adapun pengurus KDMP Wukirsari berasal dari gabungan 12 koperasi yang sudah ada di wilayah tersebut. Total pengurus inti berjumlah 12 orang dengan keseluruhan sumber daya manusia yang terlibat mencapai sekitar 30 orang.
Menurut Susilo, KDMP Wukirsari memiliki peluang besar berkembang, terutama pada sektor pertanian, distribusi gas subsidi, hingga pemasaran produk lokal masyarakat Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.