PHRI DIY Bidik Wisata Religi untuk Dongkrak Okupansi Hotel Agustus
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
Ilustrasi/limbahb3.blogspot.com
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mulai memeriksa kualitas air sumur warga di sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor, Prawirodirjan, Gondomanan, Senin (10/8/2026). Hasil pemeriksaan sampel air tersebut diperkirakan baru diketahui sekitar sepekan setelah proses pengambilan sampel dilakukan.
Kepala DLH Kota Jogja Rajwan Taufik mengatakan pengecekan sumur warga dilakukan dengan pendampingan dari pihak kelurahan dan RW setempat. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kualitas air di lingkungan sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor.
“Mulai hari ini kami mengecek sumur warga, didampingi dari kelurahan dan RW,” ujarnya, Senin (10/8/2026).
Hasil Pemeriksaan Air Diperkirakan Tujuh Hari
Rajwan menjelaskan pengambilan sampel merupakan bagian dari pemeriksaan kualitas air sumur warga. Setelah sampel diambil, diperlukan waktu untuk proses pemeriksaan hingga hasilnya dapat diketahui.
“Biasanya tujuh hari,” katanya.
Hasil pemeriksaan air sumur tersebut nantinya menjadi informasi mengenai kondisi kualitas air di lingkungan sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor.
Selain memeriksa sumur warga, DLH Kota Jogja juga masih menunggu hasil analisis mengenai kondisi internal pabrik kulit PT Sinar Obor. Pemeriksaan tersebut masih dianalisis oleh tim ahli.
Analisis tim ahli akan menjadi salah satu bahan evaluasi terhadap pengelolaan limbah PT Sinar Obor. Hasil tersebut juga akan digunakan untuk melihat langkah pembenahan yang dilakukan perusahaan.
Saluran Limbah ke SAH Ditutup Permanen
Di sisi lain, Rajwan mengatakan sejumlah pembenahan telah dilakukan PT Sinar Obor. Salah satunya dengan mengganti aerator di pabrik menggunakan unit baru.
Pembenahan juga dilakukan pada saluran limbah pabrik yang mengalir menuju Salurahan Air Hujan (SAH). Saluran tersebut telah ditutup secara permanen.
Proses penutupan permanen saluran limbah itu, menurut Rajwan, turut disaksikan oleh perwakilan warga. Sementara itu, pihak pabrik masih melakukan pembenahan hingga akhir Agustus.
Setelah proses pembenahan tersebut, pada akhir Agustus 2026 akan digelar pertemuan evaluasi. Pertemuan itu akan melibatkan DPRD Kota Jogja, Pemkot Jogja, kemantren, kelurahan, dan tokoh masyarakat setempat.
Hasil Analisis Tim Ahli Dibahas dalam Evaluasi
Rajwan menuturkan pertemuan evaluasi tersebut akan membahas perkembangan pembenahan yang telah dilakukan PT Sinar Obor.
Selain perkembangan pembenahan, forum tersebut juga akan menyampaikan hasil analisis tim ahli serta hasil pemeriksaan sampel air sumur warga di sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor.
Dengan demikian, hasil pemeriksaan air sumur warga dan analisis kondisi internal pabrik akan menjadi bagian dari pembahasan dalam evaluasi pada akhir Agustus 2026.
Sementara itu, warga setempat, Budiharsono, mengatakan kondisi bau yang sebelumnya dikeluhkan warga kini sudah tidak tercium.
“Saat ini tidak [ada bau],” katanya.
Budiharsono juga mengaku telah mengetahui saluran limbah yang mengarah ke sungai sudah ditutup. Dia berharap kondisi bau yang sempat tercium beberapa waktu lalu tidak kembali terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
DPRD Bantul meminta Pilur Serentak 2026 berlangsung sehat tanpa politik uang, kampanye hitam, dan isu SARA. Sejumlah kalurahan masih berproses.
Polisi mendalami izin ekskul menembak dan penyimpanan 995 airsoft gun yang ditemukan di sekolah swasta Pondok Pinang, Jaksel.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Proyek Trans Sumatra dan Trans Kalimantan mulai dijajaki investor. Pemerintah belum menetapkan nilai investasi karena studi kelayakan masih berjalan.