Advertisement

Merapi Erupsi Freatik, BPPTKG Waspadai Kemungkinan Letusan Magmatik

Salsabila Annisa Azmi
Senin, 21 Mei 2018 - 12:37 WIB
Kusnul Isti Qomah
Merapi Erupsi Freatik, BPPTKG Waspadai Kemungkinan Letusan Magmatik Catatan seismograf stasiun Pusunglondon letusan freatik merapi. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) saat ini tengah bfokus pada pemantauan 24 jam Gunung Merapi. Pasalnya letusan freatik yang terjadi berkali-kali disinyalir bisa menjadi pertanda munculnya letusan magmatik.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan, letusan freatik kali ini berbeda dengan letusan freatik sebelumnya. Tidak ada pertanda 15 menit sebelumnya dan terjadi berkali-kali. Hal ini membuat BPPTKG memperketat monitoring.

Advertisement

"Kalau freatik kemarin memang modelnya karena tumpahan air menimpa material abu lama, kali ini kami belum bisa pastikan modelnya. Freatik ini bukan berarti memicu letusan magmatik, tapi bisa jadi itu pertanda akan ads letusan magmatik," kata Agus kepada Harianjogja.com, Senin (21/5/2018).

Meskipun penyebab letusan freatik kali ini belum bisa ditentukan modelnya, Agus mengatakan letusan freatik bisa disebabkan oleh adanya suplai magma baru dari bawah yang bergejolak di bawah sumbat lava bekas material erupsi 2010. Hal tersebut yang membuat BPPTKG berjaga-jaga fokus monitoring Gunung Merapi saat ini. 

Proses terbentuknya suplai baru, pertama-tama akan ada transfer panas dari dalam perut gunung kemudian terjadi fase gas yang bergejolak. Gas tersebut perlahan-lahan membuka sumbat lava di dalam gunung dan menyebabkan letusan freatik.

"Di dalam kawah itu tidak kosong. Sisa batuan akibat erupsi 2010 itu menghalangi magma yang akan menuju ke atas. Nah bisa jadi itu tanda tanda letusan magmatik," kata Agus.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan berdasar catatan seismograf stasiun Pusunglondon selama 10 hari terakhir sudah terjadi tiga letusan freatik Gunung Merapi. Letusan freatik terakhir terjadi pada pukul 9.38 setinggi 1.200 m dan berdurasi 6 menit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement