Advertisement

Sudah Turun, Harga Daging Ayam di Gunungkidul Dinilai Masih Tinggi

Jalu Rahman Dewantara
Senin, 25 Juni 2018 - 12:20 WIB
Arief Junianto
Sudah Turun, Harga Daging Ayam di Gunungkidul Dinilai Masih Tinggi Pedagang daging ayam potong melayani pembeli, meski masih dijual mahal, permintaan daging ayam masih tetap banyak di Pasar Beringharjo, Jumat (22/6). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Meski sudah mulai turun, harga daging ayam potong di Pasar Argosari, Wonosari masih tergolong tinggi. Akibatnya daya beli masyarakat dirasakan para pedagang ikut menurun.

Seperti diketahui pra dan pasca hari Raya Idul Fitri kemarin harga ayam potong di Pasar Argosari mencapai Rp38.000-Rp45.000 per kilogram. Adapun untuk saat ini kata salah seorang pedagang daging ayam di pasar tersebut, Sarmi, harga daging ayam potong mulai turun di kisaran Rp38.000-Rp40.000 per kilogram.

Advertisement

Kendati turun, harga itu menurutnya memang masih tergolong tinggi. Pasalnya untuk harga normal ayam potong adalah di kisaran Rp33.000 per kilogram sampai Rp35.000 kilogram.
Sarmi mengungkapkan masih tingginya harga ayam potong tak pelak memengaruhi daya beli masyarakat.

Jika di hari biasa dengan harga normal dia bisa menjual 60 hingga 70 daging ayam potong utuh, saat ini dia hanya bisa menjual 50 ekor. "[Penjualan] berkurang cukup drastis, bahkan hari ini tergolong sepi," ujarnya, Senin (25/6/2018).

Ihwal tingginya harga ayam potong saat momen Lebaran kemarin Sarmi mengaku dia dan rekan sejawatnya kebingungan lantaran stok daging ayam di sejumlah penyuplai habis. Inilah yang menurut Sarmi menjadi alasan lonjakan harga tersebut.

"Habis semua, kalaupun ada harganya jauh lebih mahal, jadinya kami malah enggak untung," ucap dia.

Adapun suplai daging ayam potong di Pasar Argosari didapat dari sejumlah tempat seperti Panggang, Saptosari, Playen. Beberapa berasal di luar Gunungkidul seperti Piyungan dan Kulonprogo.

Sementara itu Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Sigit Hariyanto mengatakan melambungnya harga daging ayam saat momen lebaran menurut lantaran permintaan yang tinggi. Selain itu banyaknya pemudik dan wisatawan ke Gunungkidul juga menjadi faktor kenaikan permintaan daging ayam sehingga berimbas melonjaknya harga.

"Saat Lebaran permintaan di rumah makan akan daging ayam kan naik, jadi itu juga jadi pengaruhnya," ucap dia.

Dia memprediksi untuk beberapa waktu kedepan harga ayam akan mulai kembali alami penurunan hingga menyentuh angka normal. Sebab menurutnya permintaan akan daging ayam potong mulai turun lantaran konsumen pada saat momen Lebaran didominasi perantau mulai pulang kembali ke tempat perantauan.

"Hari ini kan sudah banyak perantau yg kembali ke Jakarta dan kota besar lainnya . sehingga permintaan daging ayam juga mulai turun," ujar dia.

Namun jika nanti harga daging ayam tidak mengalami perubahan Disperindag Gunungkidul akan bekerjasama dengan Dinas Provinsi untuk menentukan kebijakan seperti apa yang akan dilakukan. "Kami untuk mengambil kebijakan biasanya dirapatkan dulu dengan tim provinsi. Tapi kami yakin pasti akan turun." (

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BPJS Ketenagakerjaan DIY Salurkan Klaim Rp1,19 Triliun Sepanjang 2025

BPJS Ketenagakerjaan DIY Salurkan Klaim Rp1,19 Triliun Sepanjang 2025

News
| Rabu, 11 Maret 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement