Malioboro Akan Jadi Bundaran Besar, Uji Coba Segera Dilakukan

Pelancong menikmati suasana sore di Jalan Malioboro, Jogja, Senin (18/06/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
29 Juni 2018 23:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Hasil kajian manajemen lalu lintas di kawasan Malioboro akan diujicobakan sebelum diterapkan. Rencananya manajemen lalu lintas yang akan diterapkan adalah menjadikan Malioboro sebagai bundaran besar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja Wirawan Haryo Yudo mengatakan, uji coba diperlukan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul saat manajemen lalu lintas Malioboro sebagai bundaran besar diterapkan. Jika muncul persoalan, Dishub bisa segera mencarikan solusi untuk mengatasinya.

"Uji coba ini agar nanti managemen lalu lintas yang diterapkan benar-benar tepat dan sesuai dengan kondisi lalu lintas di kawasan tersebut," katanya, Rabu (27/6/2018).

Dia menjelaskan, secara garis besar konsep manajemen lalu lintas yang akan diterapkan adalah menjadikan Malioboro sebagai bundaran besar. Manajemen lalu lintas dengan konsep bundaran besar itu dinilai cocok diterapkan karena luas wilayah Jogja terbatas. Konsep bundaran besar ini diibaratkan seperti mesin jam yang terus berputar dengan menjadikan Malioboro sebagai sumbu besar. Dengan begitu, tidak akan ada arus lalu lintas yang bertabrakan dan arus bisa terus mengalir.

Konsep bundaran besar tersebut juga dapat dikombinasikan dengan konsep manajemen lalu lintas lain. Seperti konsep lalu lintas seperti kepak sayap kupu-kupu.

“Dengan konsep ini kami berharap arus lalu lintas tidak ada yang terhambat sehingga tidak menimbulkan kemacetan di titik-titik tertentu,” katanya.

Dengan menjadikan kawasan Malioboro sebagai bundaran besar, katanya, maka ada kemungkinan perubahan arus lalu lintas di ruas-ruas jalan sekitar kawasan Malioboro. Dari dua arah menjadi satu arah. Bisa juga menjadikan sirip-sirip jalan Malioboro sebagai pintu masuk dan keluar maupun lalu lintas dari sirip jalan ke timur Malioboro bisa melintas ke barat.

"Perubahan arus lalu lintas ini masih kami kaji bersama Dishub DIY," ujarnya.