KPK Kembali Periksa Saksi Kasus Gratifikasi Muhammad Haniv
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Petani di Dusun Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul memanen bawang merah organik, Jumat (22/6/2018) lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin)
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan luas tanam bawang merah organik di Bantul bertambah menjadi seluas 190 hektare.
"Luas tanaman bawang merah organik kita saat ini 105 hektare di wilayah Pedukuhan Nawungan, Selopamioro, nanti kita kembangkan menjadi seluas 190 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Sabtu (7/7/2018).
Menurut dia, pengembangan tanaman bawang merah organik tersebut guna menghasilkan produk komoditas hortikultura itu yang berkualitas, mengingat selama ini tanaman bawang merah yang ditanam di Nawungan hasilnya lebih baik. Ia mengatakan, sasaran tanaman bawang merah seluas 190 hektare tersebut target maksimal dengan produktivitas mencapai 12 ton per hektare.
Pengembangan bawang merah organik di Desa Selopamioro Imogiri akan melibatkan kelompok tani setempat.
Itu target maksimal dengan dengan produktivitas 12 ton per hektare, jadi tidak terlalu tinggi atau rendah, tapi itu sudah angka yang optimal, sementara di Nawungan saja, untuk pengembangan bawang merah organik rencananya ada di sekitar Gua Cerme Imogiri," katanya.
Pulung menjelaskan, tanaman bawang merah organik mempunyai kelebihan dibanding bawang merah nonorganik, yaitu lebih tahan lama dalam penyimpanan dan aroma lebih tajam, sehingga memang dari sisi harga seharusnya lebih mahal dari bawang merah biasa.
"Kalau dari sisi kualitas sama, cuma bedanya rasa dan keawetannya yang lebih tajam, kemudian daya simpan berbeda. Harusnya ke depan harga bawang merah yang di Nawungan tidak sama dengan tempat lain, karena ada perlakukan khusus secara hayati, pakai pestisida hayati dan pupuk kandang," katanya.
Pulung mengatakan, dengan pengembangan tanaman bawang merah di Imogiri tersebut, maka pihaknya ingin menjaga luasan lahan bawang merah di seluruh Bantul seluas 700 sampai 800 hektare, agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran.
"Karena kita ingin ada luasan ideal untuk menjaga harga bawang merah jangan sampai melonjak tapi jangan merosot, sehingga luas ideal berkisar 700 sampai 800 hektare, yang lain sisanya ditanam di wilayah Sanden, Kretek dan Srandakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.