Febri Diansyah Resmi Dampingi Febrie Adriansyah di Kasus TPPU
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Petani di Dusun Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul memanen bawang merah organik, Jumat (22/6/2018) lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin)
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan luas tanam bawang merah organik di Bantul bertambah menjadi seluas 190 hektare.
"Luas tanaman bawang merah organik kita saat ini 105 hektare di wilayah Pedukuhan Nawungan, Selopamioro, nanti kita kembangkan menjadi seluas 190 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Sabtu (7/7/2018).
Menurut dia, pengembangan tanaman bawang merah organik tersebut guna menghasilkan produk komoditas hortikultura itu yang berkualitas, mengingat selama ini tanaman bawang merah yang ditanam di Nawungan hasilnya lebih baik. Ia mengatakan, sasaran tanaman bawang merah seluas 190 hektare tersebut target maksimal dengan produktivitas mencapai 12 ton per hektare.
Pengembangan bawang merah organik di Desa Selopamioro Imogiri akan melibatkan kelompok tani setempat.
Itu target maksimal dengan dengan produktivitas 12 ton per hektare, jadi tidak terlalu tinggi atau rendah, tapi itu sudah angka yang optimal, sementara di Nawungan saja, untuk pengembangan bawang merah organik rencananya ada di sekitar Gua Cerme Imogiri," katanya.
Pulung menjelaskan, tanaman bawang merah organik mempunyai kelebihan dibanding bawang merah nonorganik, yaitu lebih tahan lama dalam penyimpanan dan aroma lebih tajam, sehingga memang dari sisi harga seharusnya lebih mahal dari bawang merah biasa.
"Kalau dari sisi kualitas sama, cuma bedanya rasa dan keawetannya yang lebih tajam, kemudian daya simpan berbeda. Harusnya ke depan harga bawang merah yang di Nawungan tidak sama dengan tempat lain, karena ada perlakukan khusus secara hayati, pakai pestisida hayati dan pupuk kandang," katanya.
Pulung mengatakan, dengan pengembangan tanaman bawang merah di Imogiri tersebut, maka pihaknya ingin menjaga luasan lahan bawang merah di seluruh Bantul seluas 700 sampai 800 hektare, agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran.
"Karena kita ingin ada luasan ideal untuk menjaga harga bawang merah jangan sampai melonjak tapi jangan merosot, sehingga luas ideal berkisar 700 sampai 800 hektare, yang lain sisanya ditanam di wilayah Sanden, Kretek dan Srandakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Cristiano Ronaldo resmi tidak lagi tampil di Piala Dunia. Portugal kehilangan ikon dan daya tarik komersial. Pakar sebut ini 'tragedi' bagi federasi.
Nasib F1 GP Malaysia 2026 akan diumumkan Minggu 26 Juli. Sepang jadi opsi cadangan jika GP Bahrain batal. Simak pernyataan PM Anwar Ibrahim.
Menutup aplikasi background justru bikin baterai HP boros. HP modern kelola RAM cerdas, tutup aplikasi hanya saat macet atau GPS aktif. Simak penjelasannya.
Aespa raih puncak tangga lagu Oricon dengan mini album Kiss N Tell. Lagu tema anime Kill Blue dan drama Love at First Bite juga dibawakan. Tur dunia siap.
Indonesia masuk 10 besar destinasi kuliner terbaik dunia 2026 versi Travel and Tour World. Yogyakarta menjadi salah satu kota kuliner unggulan bersama Jakarta,