Advertisement

Bantul Diproyeksikan Tetap Surplus Padi pada 2026

Yosef Leon
Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Bantul Diproyeksikan Tetap Surplus Padi pada 2026 Panen padi / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Kabupaten Bantul diproyeksikan tetap mengalami surplus produksi padi pada 2026. Dengan target luasan tanam padi mencapai 35.000 hektare, wilayah ini diharapkan kembali mengulang capaian produksi komoditas itu pada tahun lalu. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengatakan, produktivitas padi di Bantul tergolong tinggi. Rata-rata produksi gabah kering panen (GKP) mencapai sekitar 8 ton per hektare, sementara gabah kering giling (GKG) berada di kisaran 6,4 ton hingga 6,5 ton per hektare.

Advertisement

“Kalau irigasi berjalan baik dan tidak ada kendala, kami optimistis petani bisa memanfaatkan umur padi yang relatif pendek untuk meningkatkan indeks pertanaman. Dengan IP 400, minimal bisa panen tiga kali dalam setahun,” ujar Joko, Sabtu (10/1/2026). 

Menurut Joko, pada 2025 total produksi GKG Bantul tercatat hampir 199.000 ton. Jika dikonversi menjadi beras, jumlahnya mencapai sekitar 130.000 ton. Angka tersebut jauh di atas kebutuhan konsumsi beras penduduk Bantul.

Berdasarkan data Susenas 2024, konsumsi beras masyarakat Bantul tercatat 62,54 kilogram per kapita per tahun. Dengan kebutuhan tersebut, Bantul mengalami surplus beras sekitar 65.000 hingga 70.000 ton per tahun.

"Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga keberlanjutan irigasi dan stabilitas hasil panen, karena masalah pupuk dan hama tidak terlalu signifikan bagi petani," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KUHAP Baru Berlaku, KPK Tak Tampilkan Tersangka di Konpers

KUHAP Baru Berlaku, KPK Tak Tampilkan Tersangka di Konpers

News
| Minggu, 11 Januari 2026, 12:27 WIB

Advertisement

Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest

Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest

Wisata
| Jum'at, 09 Januari 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement