Diwarnai Penolakan, Belasan Rumah di Lahan Bandara Kulonprogo Sudah Roboh

Suasana pengosongan di salah satu rumah warga penolak di Dusun Sidorejo, Glagah, Kamis (19/7/2018). - Harian Jogja - Uli Febriarni
19 Juli 2018 13:37 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Belasan unit rumah dari total puluhan rumah warga penolak yang masih berdiri di atas izin penetapan lokasi (IPL)  New Yogyakarta International Airport (NYIA) telah dirobohkan hingga Kamis (19/7/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Communication & Legal Section Head AP I Bandara Adisutjipto, Liza Anindya Rahmadiani menyebutkan rumah tersebut rinciannya dari tim 1 berhasil mengosongkan, merelokasi dan merobohkan lima unit rumah, tim 2 merelokasi warga dari 4 rumah, tim 3 berhasil merobohkan 3 rumah 1 gudang, dan tim 4 merobohkan 4 unit rumah.

"Beberapa sudah kosong [tidak lagi dihuni], misalnya seperti dua rumah yang dirobohkan oleh tim 2," ujar Liza, di lokasi.

Perlawanan warga penolak masih terlihat, misalnya saja Wagirah yang melemparkan garam ke para relawan dan aparat yang hendak merobohkan rumahnya.

"Kalian ini pengkhianat rakyat," ujarnya sambil kemudian mengambil tanah dan  melemparkannya ke arah aparat.

Sejumlah relawan mengambil barang-barang di rumahnya, selanjutnya merobohkannya.