Advertisement
Dampak Gelombang Tinggi Laut Selatan, Ratusan Juta Rupiah Melayang
Kerusakan warung makan di Pantai Pulang Sawal akibat gelombang tinggi, Kamis (19/7/2018). - Ist/ Dok SAR
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Gelombang tinggi yang terjadi di kawasan pada Rabu (18/7/2018)-Kamis (19/7/2018) menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I, Sunu Handoko mengatakan kerusakan yang ditimbulkan saat gelombang tinggi kali ini lebih parah dibanding beberapa tahun silam. Menurut data yang dihimpun perkiraan kerugian lebih dari Rp100 juta.
Advertisement
"Pantai Jungwok kerugian sekitar Rp15 juta dari tiga warung dan dua gazebo. Sementara di Pantai Siung cukup parah sembilan warung terdampak, dengan perkiraan kerugian harta benda kurang lebih Rp100juta," kata Sunu.
Sementara di Pantai Sadeng dermaga amblas sekitar dua-tiga meter. Ia mengatakan kerugian tersebut lebih banyak dibanding beberapa tahun sebelumnya dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang membuka warung di sekitaran pantai.
BACA JUGA
Untuk wilayah II menurut Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan untuk diwilayahnya kerugian tidak terlalu banyak.
"Tidak sampai puluhan juta paling hanya jutaan saja saja, karena rata-rata pedang maupun nelayan sudah siap untuk menghadapi gelombang tinggi," kata Marjono.
Adapun menurut data SAR Satlinmas Korwil II, kerusakan terjadi di Pantai Somadeng 15 gazebo rusak, Pantai Ngandong tiga gazebo roboh, tiga lapak rusak, empat warung makan rusak.
Sementara di Pantai Drini lima kapal rusak, satu gazebo hilang terbawa arus, tiga lainnya rusak, lalu satu lapak penjual pakaian roboh, satu sak jaring ikan atau 20 set hilang terbawa arus. Untuk di Pantai Sepanjang dua gazebo rusak.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan dana bantuan berupa stimulan untuk rehab fasilitas umum atau rumah tinggal yang terkena bencana. "Untuk dampak gelombang pasang kami bantu logistik bila ada kerja bakti," katanya.
Edy juga menghimbau ke masyarakat untuk selalu berhati-hati terutama yang berada disekitaran pantai atau wisatawan yang datang, karena masih memungkinkan terjadi gelombang tinggi lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









