Warga Piyaman Gelar Tradisi Rawat Telaga untuk Menjaga Sumber Air

Kegiatan tradisi rawat telaga di Dusun Ngemplek, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Kamis (23/8/2018). - Ist/Dok warga
25 Agustus 2018 15:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Merawat telaga untuk melestarikan sumber air, dilakukan sejumlah warga Dusun Ngemplek, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Kamis (23/8/2018).

Kepala Dusun Ngemplek, Agustin Tri Ratnaningsih mengatakan upaya yang dilakukan masyarakat desa supaya sumber air tetap terjaga kelestariannya.

"Intinya edukasi merawat tentang telaga dengan menutup pori-pori telaga secara manual dengan diinjak-injak, bukan malah dikeruk tanahnya," katanya Jumat (24/8/2018).

Proses acara dimulai dari ikan sebagai lambang penjaga air diserahkan pada pemangku wilayah lokasi telaga, kemudian warga bersuka cita atas amanah yang diberikan tersebut ditandai dengan membunyikan toklik beberapa saat kemudian.

Setelah itu ikan dibawa dengan arak arakan serta sukacita seluruh warga membawa ikan dan kendi menuju ke telaga dengan di iringi tarian-tarian sebagai ungkapan suka cita atas kepercayaan merawat telaga tersebut sebagai sumber kehidupan dan pertanian selama ini.

"Kemudian ikan dilepaskan, dan seluruh warga memperebutkan ikan tersebut di dalam arena telaga sebagai sarana prosesi merawat telaga secara edukatif," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Bidang konservasi dan pengendalian kerusakan lahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gunungkidul, Luh Gde Suastini mengatakan saat ini memang belum ada anggaran khusus untuk pengembangan telaga.

“Biasanya dari provinsi untuk pengembangan atau rehab telaga, untuk anggaran kabupaten memang belum ada. Karena hubungannya ini dengan Kehutanan [Dinas Kehutanan DIY], Balai Konservasi Sumber Daya Alam [BKSDA], DIY juga,” katanya.

Ia mengatakan saat ini upaya dari Pemkab untuk mempertahankan kelestarian telaga sendiri, dengan menanam berbagai tanaman penyokong kelestarian telaga yang dapat menyimpan air, seperti beringin, aren, dan beberapa pohon lainnya.