Sopir Diduga Main Ponsel, Mobilio Tabrak Bakul Kripik

Kondisi kendaraan yang ringsek setelah kecelakaan di di Jalan Parangtritis, Dusun Duwuran, Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (27/8/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
28 Agustus 2018 08:10 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di Dusun Duwuran, Kretek, Bantul, Senin (27/8/2018). Honda Mobilio menabrak pedagang kripik singkong keliling, sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi menyebut pengendara mobil diduga tidak konsentrasi saat mengemudi.

"Pengemudi mobil diduga sedang mengangkat telepon sesaat sebelum kecelakaan," kata anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Kretek, Brigadir Kepala Darsono, di lokasi kejadian.

Darsono mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kronologi kecelakaan bermula saat Honda Mobilio yang dikendarai Desi Kusuma Wardani, 26, warga Parangtritis Kretek itu melaju dari arah Pantai Parangtritis menuju ke kota.

Namun sampai sekitar 300 meter sebelum gardu tempat penarikan retribusi (TPR) Parangtritis, berpapasan dengan pedagang singkong keliling yang mengendarai sepeda motor. Tabrakan pun terjadi hingga motor Supra AB 5868 D Ringsek. Pengendara motor, Suyono, 45, mengalami luka patah tulang kaki.

Suyono, warga Malang Jawa Timur yang tinggal di Pajangan, Bantul langsung dilarikan ke Rumah Sakit Rachma Husada untuk mendapat perawatan. Darsono mengatakan hasil olah tempat kejadian (TKP) sementara diduga pengendara mobil kurang konsentrasi. Dalam olah TKP posisi mobil terlihat berada di lajur yang berlawanan.

"Pengemudi mobil belum lihai ditambah kurang konsentrasi," ujar Darsono. Polisi masih mencari penyebab pastinya kecelakaan tersebut. Polisi akan minta keterangan Desi dan Suyono, serta saksi-saksi di lokasi kejadian. Sementara itu Suyono mengaku tidak tahu persis kecelakaan yang dialaminya.

"Tiba-tiba mobil menabrak. Padahal saya pelan," ucap Suyono di sela-sela menjalani perawatan di RS Rachma Husada. Yuswanto, ayah Desi Kusuma Wardani mengaku tidak tahu kecelakaan yang dialami anaknya. Ia mengatakan anaknya yang bekerja di salah satu bank swasta itu memang terburu-buru untuk menemui nasabah di wilayah kota Jogja.