Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Petugas Dishub Gunungkidul saat membersihkan rambu-rambu lalu lintas yang kotor di kota Wonosari, Gunungkidul, Kamis (13/9/2018)./Harian Jgja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menyayangkan masih adanya orang yang mengotori rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk jalan di Gunungkidul. Ulah tangan-tangan jahil itu dinilai berdampak buruk bagi masyarakat lain.
Kasi Pengendali dan Operasi, Dishub Gunungkidul Bayu Aji mengatakan, pihaknya masih menemukan adanya rambu lalu lintas dan petunjuk jalan dengan kondisi memprihatinkan. "Ada yang tertutup coretan vandalisme dan ditempeli kertas iklan," ucapnya kepada Harianjogja.com, Kamis (13/9/2018).
Bayu mengungkapkan, rambu serta petunjuk jalan yang kotor dan bahkan rusak, ia temui di sejumlah sudut wilayah Gunungkidul. Menurutnya beberapa titik rambu dan petunjuk jalan terutama yang berada di kawasan sepi, rawan menjadi sasaran oknum nakal.
Dia menjelaskan dampak buruk dengan tertutupnya rambu serta petunjuk jalan bisa membingungkan masyarakat, khususnya yang masih asing dengan wilayah Gunungkidul. Bahkan lanjutnya ini bisa jadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Atas hal itu, Dishub Gunungkidul rutin melakukan pembersihan rambu dan petunjuk jalan yang kotor. Seperti yang dilangsungkan di sejumlah ruas jalan Kota Wonosari dan kawasan Terminal Semin, pada Kamis (13/9/2018) pagi.
"Khusus hari ini [Kamis] karena untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) kami terjunkan 46 personel yang dibagi untuk membersihkan rambu dan petunjuk jalan di kawasan Kota Wonosari dan Terminal Semin," jelasnya. Sementara di hari-hari biasa personel yang turun sebanyak 17 orang.
Dia menjelaskan fokus pembersihan rambu yang kotor ini di antaranya yakni pembersihan ranting yang menutupi rambu dan fasilitas jalan, pelepasan banner iklan yang menempel, dan menghapus coretan dari hasil vandalisme.
Kerjasama dengan kepolisian juga dilakukan guna menindak oknum nakal jika kedapatan melakukan perbuatan merusak rambu dan petunjuk jalan. "Ya kami tidak segan-segan membawa pelaku yang ketahuan jika sampai merusak, karena itu kan fasilitas publik," tegasnya.
Kepala Dishub Gunungkidul Syarief Armunanto menambahkan, pihaknya siap menerima aduan dari masyarakat jika ditemukan adanya rambu lalu lintas maupun petunjuk jalan yang kotor. Sehingga upaya pembersihan bisa segera dilakukan.
"Ini memang menjadi langkah kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.