Anak Muda Bawa Cerita Rakyat Jogja ke Persoalan Kekinian
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul mengklaim sejauh ini belum ada laporan gagal panen dari petani di Bantul, meski terjadi kemarau lebih panjang dibanding tahun lalu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan DP2KP Bantul Yunianti Setyorini mengatakan sejak jauh hari pihaknya sudah mengantisipasi dampak kemarau terhadap tanaman. "Misalnya untuk daerah yang memang tidak bisa ditanami padi petani tanam hortikultura maupun palawija yang sesuai kebutuhan air," kata Yuni, Rabu (19/9/2018).
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, awal musim penghujan baru terjadi pada November mendatang. Petani harus menyesuaikan diri untuk sementara tidak menanam padi di daerah yang pasokan airnya minim.
Kasi Produksi, DP2KP, Ishartati menambahkan jelang masa pancaroba atau peralihan musim kemarau ke musim hujan ini masih belum dianjurkan menanam padi untuk wilayah yang pasokan airnya sedikit. Namun bisa dengan tanaman hortikultura seperi sayuran dan buah.
Untuk wilayah Dlingo dan Sedayu sebagian besar petani sudah mempersiapkan untuk menanam kacang kedelai dan sayuran. "Ada sekitar 80 hektare yang sudah siap tanam kedelai di Dlingo," kata Ishartati.
Meski awal musim penghujan terjadi November, namun beberapa irigasi yang sempat mengering kemungkinan mulai normal pada akhir September ini, karena adanya hujan di wilayah utara. Karena itu pihaknya meminta petani untuk mulai membersihkan saluran irigasi agar aliran lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
Pembahasan RUU Perampasan Aset memunculkan perdebatan soal illicit enrichment, kepastian hukum, hak milik, dan potensi intervensi asing.
Mentan Amran mencopot delapan pejabat Bapanas dan Bulog terkait dugaan penyelewengan beras SPHP yang dijual sebagai beras premium.
Gibran mendorong inovasi kendaraan listrik nasional melalui insentif, penguatan riset, penyesuaian kurikulum, dan kolaborasi Indonesia-Tiongkok.
Bahlil Lahadalia mengurangi ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBtud dan mengoptimalkan perbaikan sumur untuk memaksimalkan produksi domestik.
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.