Advertisement
Ada Pesta Liong dan Taria-tarian Klasik di Festival Kue Bulan 2018
Kelompok Hoo Hap Hwee memainkan atraksi liong pada saat warga Tionghoa Jogja merayakan perayaan Tiong Ciu atau perayaan Bulan Purnama di halaman Klenteng Tjen Lig Kiong Jl. Poncowinatan, Jogja, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) kembali mengadakan perayaan Tiong Chiu Chue (Zhong Qiu Jie) atau Festival Kue Bulan di Kelenteng Tjen Ling Kiong (Kelenteng Poncowinatan) Jogja. Tiong Chiu Chue tahun ini jatuh pada Senin, 24 September 2018.
Tahun ini perayaan Tiong Chiu Chue mengangkat tema Kebersamaan dalam Keberagaman. Panitia Perayaan Tiong Chiu Chue dari JCACC Ui Liong Ho mengatakan rangkaian acara yang akan digelar antara lain doa bersama untuk keselamatan negeri dari para pemuka agama dan aliran kepercayaan.
Advertisement
“Selain itu terdapat rangkaian acara seperti fragmen Dewi Bulan yang menjadi latar belakang perayaan ini, Liong Dupa, Liong Putra dan Liong Putri Hoo Hap Hwee, tari-tarian klasik, Diabolo [Chinese Yoyo] dan flashmob muda-mudi JCACC,” ujar dia melalui rilis, Sabtu (22/9/2018).
Tiong Chiu Chue atau yang disebut juga Mid Autumn Festival atau Moon Cake Festival dirayakan setiap tanggal 15 bulan 8 penanggalan Imlek. Memakan Tiong Chiu Pia pada hari raya tersebut adalah adat-istiadat warga Tionghoa. Kue bulan yang berbentuk bulat melambangkan reuni dan keutuhan keluarga. (*)
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









