Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Para taruna berlari untuk berkumpul ke titik kumpul dalam acara simulasi gempa yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, Jumat (5/10/2018) di halaman kampus./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, BANTUL--Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta menggelar simulasi gempa bumi di halaman kampus yang terletak di Jl Parangtritis KM.4,5, Sewon, Bantul.
“Acara simulasi gempa dilakukan karena saat ini Indonesia khususnya Pulau Jawa rawan terjadi bencana gempa,” kata Ketua STTKD Marsda TNI (Purn) Udin Kurniadi kepada Harian Jogja, Jumat (5/10/2018).
Acara berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Acara diikuti seluruh taruna tingkat I STTKD Yogyakarta. Para taruna diminta berkumpul secepat mungkin di titik kumpul ketika sirene sebagai peringatan terjadinya gempa. Simulasi dilakukan sebanyak dua kali agar para taruna bisa lebih memahami hal-hal yang harus dilakukan ketika terjadi gempa.
Udin mengharapkan simulasi ini bisa membekali para taruna agar bisa mempersiapkan dan menyelamatkan diri ketika terjadi bencana gempa sehingga bisa mengurangi jatuh korban jiwa.
“Kami berencana menggelar acara ini setiap tahun. Karena setiap tahun STTKD menerima para taruna baru yang membutuhkan pengetahuan mitigasi gempa seperti ini,” kata dia.
Kepala Humas STTKD Yogyakarta Indreswari Suroso mengatakan simulasi gempa dilaksanakan sebagai hasil rapat antara pimpinan dan para tenaga pendidik di STTKD yang khawatir dengan bencana gempa yang sering terjadi di Indonesia beberapa bulan belakangan ini.
“Dengan adanya simulasi ini, semoga para taruna memiliki mental yang kuat sehingga bisa menyelamatkan diri ketika terjadi bencana gempa,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Permendag 19/2026 mewajibkan marketplace memprioritaskan produk lokal tanpa mengatur algoritma platform digital.
Intervensi lintas sektor yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, mulai menunjukkan hasil.
Prasetyo Hadi meminta semua pihak menghormati proses hukum kasus Febrie Adriansyah. KPK menilai belum saatnya mengambil alih perkara.
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Siraman Pusaka Kyai Agnya Murni mewarnai Hari Jadi ke-195 Bantul. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol introspeksi, pelestarian budaya, dan gotong royong.