Ini Keseruan yang Akan Ditampilkan di Pelangi Budaya Bumi Merapi 2018

Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
13 Oktober 2018 05:50 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menggelar kembali Gelar Budaya Bumi Merapi tahun ini. Karnaval bertajuk Pelangi Budaya Bumi Merapi ini merupakan ketujuh kalinya digelar. Acara tersebut sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Pariwisata Sedunia dan Hari Batik Nasional.

Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan beberapa kesenian yang akan digarap dalam acara tersebut di antaranya pawai besar, barongsai, jathilan, dan marching band. Acara digelar selama dua hari dari Sabtu (13/10/2018) sampai Minggu (14/10/2018).

"Hari pertama pelaksanaan acara akan diisi dengan pertunjukan kesenian seperti barongsai, jathilan, dan marching band. Sementara di hari keduanya ada pawai besar," ujar Sudarningsih pada Jumat (12/10/2018). Tema yang diangkat di tahun ini yaitu keberagaman dalam kebersamaan.

Ia mengatakan pawai akan dimulai dari Lapangan Denggung dan selesai di Lapangan Pemda Sleman. Acara tersebut sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Pariwisata Sedunia pada Kamis (27/10/2018), dan Hari Batik Nasiona pada Selasa (2/10/2018).

Menurut Sudarningsih dengan acara tersebut diharap dapat menggenjot potensi pariwisata yang ada di Sleman. "Event yang bagus dan berkualitas akan mendorong wisatawan untuk datang kembali," katanya.

Dispar Sleman juga bekerja sama dengan beberapa desa wisata dan pelaku pariwisata lainnya seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman dan Asosiasi Tur dan Travel Agen Indonesia (Asita) DIY.  "Kita akan laksanakan pawai dengan 49 peserta. Setelah 2017 pesertanya tidak lagi bergada tapi dari Asita, PHRI, desa wisata, dan sekolah juga menyemarakan acara," kata Sudarningsih.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman Eka Priastana Putra mengatakan di sela-sela pawai, akan juga dihibur dengan berbagai atraksi kesenian seperti reog dan barongsai. "Nanti di sepanjang rute yang dilewati peserta akan dinilai," ujarnya. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp26 juta.