Dimas Diajeng 2018 Terpilih, Ini Harapan Pemda DIY

Dimas Daniel dan Diajeng Erina saat dinobatkan sebagai Dimas Diajeng 2018, Jumat (12/10/2018) malam lalu. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
14 Oktober 2018 14:20 WIB Rahmat Jiwandono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dimas Gunungkidul dan Diajeng Sleman terpilih sebagai Dimas Diajeng DIY tahun ini. Dalam Malam Penobatan Dimas Diajeng 2018 yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Sabtu Jumat (12/10/2018), keduanya berhasil terpilih sebagai yang terbaik di antara 30 orang Dimas dan Diajeng yang mewakili kabupaten/kota di DIY.

Malam Penobatan Dimas Diajeng DIY 2018 dimeriahkan oleh Mahakarya Opening Dance yang dibawakan 30 orang Dimas Diajeng. Selain itu tampil pula sejumlah musisi yang sukses menghibur para hadirin, seperti Endah Laras, Omah Cangkem dan Dingklik Sinden.

Dimas Gunungkidul yang terpilih adalah Daniel sedangkan Diajeng Sleman yang terpilih adalah Erina Sofia Gudono. Daniel merupakan mahasiswa D3 Manajemen UGM sedangkan Diajeng Erina adalah mahasiswi jurusan fakultas ekonomi dan bisnis UGM.

Dalam Malam Penobatan Dimas Diajeng 2018, setidaknya ada tujuh orang juri yang menilai. Ketujuh dewan juri itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari psikolog, pakar pariwisata, insan media, praktisi public speaking, hingga juri kehormatan, Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta dan budayawan Condroyono.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi yang hadir dalam acara itu berharap Dimas Diajeng DIY bisa terlibat aktif dalam proses pembangunan di segala bidang, khususnya pariwisata. Dimas Diajeng, menurut dia seharusnya bisa berada di barisan terdepan dalam upaya mempromosikan pariwisata DIY kepada khalayak luas. “Dimas Diajeng saya harapkan bisa terlibat dalam pembangunan kota Jogja di segala bidang. Tidak terpaku pada sektor pariwisata saja,” kata Gatot.

Seperti diketahui, setelah melewati serangkaian seleksi dan pembekalan telah digelar sejak Juli lalu, dengan tes tertulis, wawancara, kemampuan berbicara di depan umum, penampilan bakat, serta kemampuan berbahasa, keduanya dipilih menjadi Dimas Diajeng Jogja 2018 yang akan bertugas selama dua tahun ke depan.

Ketua Panitia Dimas Diajeng 2018 Laily Anna Diah Ardi Shinta mengatakan gelaran Dimas Diajeng DIY tahun ini mengusung tema Hamemayu Hayuning Budhi Pakarti, Hangesti Budaya Luhur. Tema itu, kata dia, dipilih sebagai simbol semangat generasi muda yang harus kian terlihat dalam mempromosikan pariwisata dan melestarikan budaya seiring perkembangan zaman.

Selain itu, tema tersebut juga menggambarkan kemampuan para finalis Dimas Diajeng, baik dalam bersikap, berkomunikasi hingga kemampuan bakat minat dan pengetahuan tentang pariwisata dan budaya. "Semoga Dimas Diajeng yang terpilih nantinya bisa menggerakkan masyarakat agar tetap peduli terhadap budaya dan pariwisata di DIY," kata dia.