Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Sekda Bantul Helmi Jamharis (dua dari kiri) saat menyerahkan motor dinas kepada camat dan kepala OPD di depan kantor Bupati Bantul, Kompleks Parasamya./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Rencana pembukaan pendaftaran seleksi tiga Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di lingkungan Pemkab Bantul pada pekan kedua bulan ini belum terlaksana. Alasannya rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang lelang ketiga jabatan eselon IIB tersebut belum keluar.
“Sampai sekarang kami masih menunggu rekomendasi dari KASN untuk bisa melaksanakan rencana lelang jabatan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, Sabtu (22/6/2019).
Helmi mengatakan tidak bisa membuka pendaftaran seleksi sebelum adanya rekomendasi KASN. Pihaknya sudah meminta rekomendasi tersebut sejak dua pekan lalu agar lelang jabatan segera dimulai pada Juni ini. Pihaknya sudah meminta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk mempertanyakan kembali rekomendasi persetujuan rencana lelang jabatan. “Harapannya Juni ini rekomendasi turun,” kata Helmi.
Soal panitia seleksi, Helmi mengatakan sudah tidak ada persoalan. Calon anggota pansel terdiri dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Sekda dan Inspektorat Bantul, serta akademisi.
Sementara itu tiga JTP yang saat ini kosong yakni kepala Dinas Perdagangan; kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD); dan kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru).
Dispertaru kosong setelah ditinggal Isa Budi Hartomo yang dimutasi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Januari lalu, sementara kepala Dinas Perdagangan dan DPPKBPMD kosong sejak Mei dan Juni lalu karena kepala dinas kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut pensiun.
Selain membuka seleksi tiga JTP, Pemkab Bantul juga akan membentuk panitia seleksi mutasi jabatan satu asisten yang kosong per awal Juni. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Totok Sudarto masuk usia pensiun per 1 Juni lalu.
Kepala BKPP Bantul, Danu Suswaryanta, sebelumnya mengatakan jabatan asisten tidak dilelang bersama seleksi tiga JTP, melainkan cukup dengan mutasi internal, “Walaupun mutasi internal tetap melalui Pansel,” kata dia. Danu berharap seleksi tiga JTP segera terlaksana sehingga maksimal akhir Juli ketiga JTP sudah bisa terisi. “Tidak baik juga OPD kosong terlalu lama,” ujar Danu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.