Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kasat Res Narkoba Polresta Jogja (tengah) menunjukkan barang bukti pil Yarindu dalam kemasan, Selasa (25/6/2019). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-- Sat Res Narkoba Polresta Jogja berhasil menangkap pengedar penyalahgunaan obat-obatan berbahaya jenis Yarindo berinisial SU, 37 tahun, dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di kediaman pelaku.
Hal ini disampaikan Kasat Resnarkoba Polresta Jogja, Kompol Cahyo Wicaksono kepada wartawan, Selasa (25/6/2019).
Ia menuturkan, telah menangkap SU di kediamannya, di Karanganyar MG III/1162 Yk, RT 006, RW 018, Brontokusuman, Mergangsan, pada Selasa (11/6/2019).
Adapun barang bukti yang diamankan berupa 10 butir pil Yarindo dalam kemasan, topi hitam yang di dalamnya terdapat 10 pil Yarindo dalam kemasan, satu bekas bungkus pil Yarindo, satu ponsel Lenovo warna gold dan uang senilai Rp680.000.
Penangkapan bermula dari laporan warga yang menyebutkan adanya penyalahgunaan obat-obatan berbahaya di wilayah Brontokusuman. Setelah memperdalam informasi, petugas langsung memantau kediaman SU. Sekitar pukul 20.00 WIB didapati seorang berinisial GU keluar masuk rumah tersangka.
Petugas pun lantas menginterogasi GU yang kemudian mengaku telah membeli pil Yarindo dari SU. Lalu pengintaian dilakukan kembali dan didapatkan lagi seorang saksi atau pembeli berinisial AY. Dari GU dan AY ditemukan masing-masing 10 butir pil Yarindo.
Setelah terkumpul bukti dan saksi, petugas pun menangkap SU pada sekitar pukul 23.00 WIB di kediamannya. Atas kasus ini, SU dijerat Pasal 196 Undang-Undang RI No. 36/2009 Tentang kesehatan. “SU kami amankan dan kami bawa ke Polresta Jogja untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.