Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (kiri) dan Mutiara Oktarani Nurul Al Pasha, 13, berfoto bersama sebelum berangkat mewakili Indonesia dalam kompetisi bergengsi Asean School Game ke-11 tahun 2019. /Ist-Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN--Mutiara Oktarani Nurul Al Pasha, 13, mewakili Indonesia dalam kompetisi bergengsi Asean School Game ke-11 tahun 2019. Ia rencananya akan mengikuti lomba marathon kategori 1500 dan 5000 meter. Kejuaraan antar pelajar yang diikuti oleh 10 negara Asean tersebut akan digelar pada tanggal 17-25 Juli 2019 bertempat di Semarang, Jawa Tengah.
Anak asal Seyegan, Sleman, yang akrab disapa Pasha tersebut telah mengoleksi 25 medali dari seluruh kejuaraan yang pernah diikutinya. Capaian terbaiknya adalah 4 menit 42 detik untuk lari 1500 meter. Rencananya Pasha akan mulai mengikuti pemusatan latihan di Semarang mulai tanggal 6 Juli nanti.
Pada hari Jumat (28/6/2019), Pasha dengan ditemani oleh ibu dan pelatihnya berkesempatan berpamitan dengan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di Ruang Rapat Bupati Sleman. Pada kesempatan tersebut Sri Muslimatun mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Pasha.
Selanjutnya dia berharap Pasha dalam keadaan sehat dan prima sampai saat pertandingan nanti. “Kalau sehat dan prima, insyaallah juara. Saya doakan semoga juara”, ucapnya.
Wakil Bupati Sleman juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendampingi Pasha sehingga dapat berprestasi seperti saat ini. Menurutnya untuk sampai pada titik seperti saat ini, tentu butuh perjuangan dan latihan keras.
Namun ia juga berpesan agar Pasha tetap fokus dengan pelajaran-pelajaran di sekolahnya. “Saya juga berharap Pasha tetap memperhatikan pelajaran di sekolahnya agar seimbang”, ujar Sri Muslimatun.
Menanggapi hal tersebut Ketua PASI Sleman, Aris Priyanto, yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pasha termasuk siswa berprestasi di sekolahnya. Terbukti Pasha dapat meraih Nilai Ebtanas Murni (NEM) sebesar 25 dari 3 Mata Pelajaran.
Anak yang baru lulus dari SD Muhammadiyah Gendol 6 Seyegan tersebut saat ini melanjutkan studinya di SMPN 1 Seyegan, Sleman. “Jadi anak ini juga termasuk berprestasi di sekolah”, kata Aris.
Lebih lanjut Aris menyampaikan bahwa pihaknya telah melihat bakat dari Pasha sejak menjadi juara 1 di Sembada Marathon tahun 2016 lalu. Sejak saat itu Pasha sering mengikuti berbagai lomba lari dan selalu berbrestasi.
Ia menuturkan Pasha selalu melakukan latihan selama kurang lebih 3 jam setiap hari. Dikatakan bahwa Pasha juga akan mewakili DIY dalam POPNAS di Papua pada Oktober nanti. “Kami minta doanya semoga bisa berprestasi," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.