Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sarjono, seorang petani di Dusun Ngrahu, Desa Sumberejo, Semin memotong tanaman padi yang mengering untuk dijadikan pakan ternak. Senin (1/7/2019)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian (Distan) DIY mencatat ada sekitar 1.900 hektare lahan pertanian padi di DIY terdampak kekeringan. Hingga kini, Distan masih menghitung jumlah kerugian akibat bencana kekeringan itu.
Kepala Distan DIY Sasongko mengatakan ada sekitar 1.900 hektare lahan pertanian padi yang terancam puso. Paling banyak lokasinya terjadi di wilayah Gunungkidul, khususnya wilayah Gedangsari. "Beberapa kecamatan lainnya di Gunungkidul juga terdampak. Ini dikarenakan wilayah Gunungkidul daerah kering, bukan tanah sawah. Kalau tanah sawah tidak ada masalah," katanya, Rabu (3/7/2019).
Menurutnya tidak semua pertanian di Gunungkidul puso. Pertanian padi yang mengalami puso, kata dia, terjadi karena petani menanam padi setelah April.
Petani yang menanam sebelum April kondisinya dinilai bagus saat panen. "Kalau ada yang nggak bagus. Yang tanam setelah April, saat dipanen ada yang tinggal sedikit. Ada juga jeraminya dibuat pakan ternak," kata Sasongko.
Dia mengatakan terjadinya puso lantaran musim kemarau datang lebih awal. Jika tahun-tahun sebelumnya Oktober mulai hujan, tahun ini terjadi pasa Desember. "Kemaraunya juga datang lebih cepat, April sudah kemarau. Kami masih belum bisa memprediksi apakah kemarau ini memengaruhi target [panen padi]. Kami masih lihat apakah Oktober nanti sudah bisa tanam lagi," kata dia.
Hanya sampai saat ini Distan belum bisa menghitung jumlah kerugian akibat puso tersebut. Sasongko berdalih lantaran jerami dari hasil pertanian masih bisa dimanfaatkan oleh petani. "Kami belum hitung [kerugian]. Ya itu, jeraminya masih dimanfaatkan oleh petani. Bahkan ada petani yang nekat tanam agar jeraminya untuk pakan ternak," kata Sasongko.
Untuk mengantisipasi agar produksi padi tidak turun tahun ini, Distan akan mengoptimalkan lahan yang masih bisa ditanami padi. Mulai dari Sleman, Kulonprogo hingga Bantul. "Sawah yang ada airnya kami pacu untuk ditanami agar produksi [padi] tidak turun," katanya.
Distan, kata dia, sudah berkomunikasi dengan masing-masing Pemkab untuk membantu para petani. Untuk Gunungkidul misalnya, Distan membantu petani dengan benih sebanyak lima ton. Selain itu, petani juga mendapatkan bantuan berupa pompa dan mesin tleser agar dimanfaatkan saat musim tanam berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Febrie Adriansyah resmi ditahan Kejagung sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait Asabri serta temuan emas 74 kilogram.