Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Kepala DP2KP Bantul, Pulung Haryadi (kanan) memberikan paket isi telur, susu, dan sosis kepada salah satu siswa SD Sumberagung 1 Jetis Bantul, Rabu (17/7/2019).Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak ribuan siswa dari 29 taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Bantul menerima paket berisi produk hasil peternakan. Paket produk yang di antaranya berisi telur bebek, sosis, dan susu tersebut selain sebagai gizi tambahan bagi siswa juga untuk mempromosikan produk-produk peternakan di Bantul.
Kepala DP2KP Bantul, Pulung Haryadi mengatakan program pembagian paket produk hasil peternakan tersebut merupakan yang kali kedua ia lakukan. Sebelumnya DP2KP juga membagikan paket produk peternakan sebanyak 3.000 paket ke 16 sekolah.
“Tujuan dari kegiatan ini merupakan sosialisasi atau memberitahukan keapada khalayak bahwa banyak produk peternakan di Bantul yang sudah dihadirkan dan bermanfaat. Ke depan harapannya produk peternakan ini ditindaklanjuti sekolah,” kata Pulung, saat membagikan paket produk peternakan di SD Sumberagung 1, Jetis, Bantul, Rabu (17/7/2019).
Dalam pembagian paket produk pertanian tersebut, perwakilan dari 29 sekolah turut dihadirkan untuk mengambil paket. Ia tidak menyebut berapa harga dari tiap paket yang dibagikan cuma-cuma tersebut, namun paket tersebut berisi telur satu butir, sosis empat batang, dan susu batangan.
Pihaknya sengaja memberikan produk pertanian tidak dalam bentuk daging karena tidak semua pelajar menyukainya sehingga dicarkan produk yang paling disukai, seperti susu sapi batangan yang dikemas menyerupai permen.
Menurut dia kegiatan pembagian paket produk pertanian ke 29 sekolah itu hanya sebagai pemantik. Harapannya sekolah-sekolah lainnya juga menggencarkan konsumsi produk pertanian dan menjadikan produk pertanian sebagai kebutuhan dan menjadi bagian dari salah satu upaya menjadikan anak sekolah yang sehat dan cerdas.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bantul, Bambang Guritno berharap pembagian paket produk peternakan dapat mendukung visi misi Bupati Bantul, yakni mewujudkan masyarakat Bantul yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Ia juga meminta kasus stunting di Bantul menjadi perhatian. “Stunting dan gizi buruk harus jadi perhatian,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.