Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
ilustrasi kirab budaya.-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul akan menyelenggarakan kirab budaya sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bantul yang ke-188. Selama kirab budaya tersebut, sejumlah ruas jalan akan ditutup.
Kirab budaya melibatkan 26 kelompok, masing-masing kelompok bisa 50-100 orang. Kelompok kirab diawali oleh kelompok musik dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, pusaka tombak Kyai Agnya Murni, dan Bergada Paksikaton. Kemudian disusul kelompok dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Bantul, serta perwakilan dari masing-masing kecmatan sebanyak 17 kecamatan, kemudian diakhiri oleh Parisada Hindu.
Kepala Bagian Humas dan Protokol, Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Riswidodo mengatakan tiap kelompok kirab akan menampilkan kreasinya masing-masing sesuai dengan potensi kesenian yang dimiliki masing-masing kelompok. “Kirab budaya akan dilakukan setelah upacara resmi selesai sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Riswidodo, disela-sela gladi bersih upacara HUT Bantul di Lapangan Trirenggo, Bantul, Jumat (19/7).
Rencananya upacara akan dihadiri langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Seusai upacara, peserta kirab akan tampil di hadapan semua tamu undangan upacara HUT Bantul, kemudian baru kirab ke jalan raya. Rute kirab dari Lapangan Trirenggo menuju ke Simpang Lima Bejen. Dari Simpang Lima Bejen, peserta kirab akan dipecah sesuai arah jalan pulang masing-masing kelompok, yakni ke arah timur Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati, ke barat Jalan Urip Sumoharjo menuju Simpang Gose, dan ke utara Jalan Mgr.Sugiyo Pranoto.
“Selama kirab nanti akan ada penutupan jalan. Sudah koordinasi dengan kepolisian,” kata Riswidodo.
Kepala bagian Operasional Satlantas Polres Bantul, Iptu Sugeng mengatakan penutupan total jalur hanya dilakukan di Simpang Empat Kweden, Simpang Lima Bejen, dan beberapa simpang menuju Lapangan Trirenggo. “Penutupan dilakukan setelah peserta kirab mulai jalan,” kata Sugeng. Selebihnya kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa rus jalan yang dilalui peswerta kirab ketika pulang.
Selain kirab budaya, dalam HUT Bantul ke-188 tersebut juga akan menampilkan tarian kolosal yang melibatkan sebanyak 188 penari setelah upacara selesai di Lapangan Trirenggo, kemudian dilanjutkan dengan pemberian beberapa penghargaan, dan kirab budaya. Bupati Bantul Suharsono memastikan Sultan HB X akan hadir dalam upacara HUT Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.