Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi kebakaran/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA--Kebakaran terjadi di sebuah bangunan yang terletak di belakang SMA N 11 Jogja, Selasa (30/7/2019). Api berkobar hingga menembus atap gedung, meski tidak sampai menjalar ke bangunan sekitarnya. Warga berhasil menjinakkan api sebelum Pemadam Kebakaran datang.
Dalam laporannya, Dinas Damkar mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, terjadi di pojok sekolah SMA N 11 Jogja dengan volume 3X3 meter. Dugaan penyebab kebakaran sementara puntung rokok. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Salah seorang saksi yang juga menjadi orang pertama yang mengetahui sekaligus menyiram air pada api, Sudiyanto, mengatakan waktu kejadian ia sedang solat duhur. Tiba-tiba ia mendengar seperti suara kembang api yang semakin lama semakin keras.
Rumahnya berada di sebelah selatan lokasi kejadian. Ia melihat ke arah sumber suara dan menemukan gedung bagian belakang SMA N 11 mengeluarkan api pada bagian atasnya. “Lalu saya berinisiatif ambil tangga dan air, dibantu anak saya nyiram api lewat atas,” katanya.
Lokasi kebakaran adalah sebuah ruang kosong di bagian paling belakang SMA N 11 yang berbatasan dengan permukiman warga dan Dinas Kesehatan Bapel Jamkesos DIY. Dalam upaya pemadaman itu, beberapa karyawan Dinas kesehatan juga ikut membantu.
Berdasarkan keterangan Sudiyanto, ruangan itu berisi barang bekas pembangunan SMA N 11. Ruangan itu tersambung ke SMA N 11 tapi tertutup sekat tembok dari Dinas Kesehatan dan permukiman warga. Api hanya berada di satu ruang tersebut.
Ia menceritakan Mobil Damkar baru datang setelah warga berhasil memadamkan api. “Ada dua mobil yang datang, untuk pencegahan adanya sisa api, mereka tetap menyemprotkan air dari Dinas Kesehatan satu mobil dan dari halaman TK [permukiman] satuy mobil,” katanya.
Salah satu petugas keamanan Dinas Kesehatan, Topan, mengatakan sumber kebakaran tidak mungkin dari korsleting listrik karena di gedung itu sama sekali tidak ada aliran listrik. “kalau korslet dari Dinas Kesehatan harusnya langsung mati semua, tapi ini tidak,” katanya.
Sementara jika dari kompor, ia menuturkan di sekitart lokasi tidak ada dapur. Dapur Dinas Kesehatan berada di pojok sisi lain gedung, sementara ada satu dapur milik warga tapi letaknya cukup jauh dengan sumber api. “Jadi kemungkinan puntung rokok,” kata dia.
Saat dikonfirmasi, petugas keamanan SMA N 11 Jogja enggan memberi keterangan. Ia hanya mengatakan penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.