Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL—Sepekan menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menggencarkan sosialisasi agar masyarakat mengurangi penggunaan plastik untuk membungkus daging sapi atau daging kambing.
Kepala DLH Bantul, Ari Budi Nugroho mengatakan penggunaan kantong plastik untuk membungkus daging pada momen Idulkurban masih dianggap biasa. Padahal sampah plastik merupakan sampah yang paling sulit terurai.
Dia tak bisa membayangkan berapa banyak sampah plastik dalam sehari saat Idul Kurban nanti jika penggunaan kantong plastik tidak dikendalikan. Oleh karena itu dia berharap kebiasaan masyarakat mengubah kebiasaan mereka dalam menggunakan kantong plastik. “Setidaknya saat Iduladha, masyarakat mengganti kantong plastik sebagai wadah daging kurban dengan daun pisang, daun jati, baskom atau wadah makanan yang dapat dipakai berulang,” kata Ari, Minggu (4/4/2019).
Dari pantauan Harian Jogja, imbauan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik diakui Ari sudah dipasang sejak dua hari lalu di titik-titik strategis, di antaranya di sekitar Pasar Niten, Jalan Cepit-Tembi, Ring Road Timur Manding atau Simpang Empat BPN Bantul, dan Jalan Parangtritis.
Salah satu imbauan yang terpasang di Jalan Tembi-Cepit yang berisi imbauan pengendalian kantong plastik dan merayakan Iduladha tanpa kantong plastik. “Imbauan ini kami sampaikan juga di media sosial,” kata dia.
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, sebelumnya juga mewacanakan untuk membuat aturang pengurangan sampah plastik di toko-toko dan tempat wisata, minimal dengan Peraturan Bupati. “Sampai sejauh ini, kami masih membahas soal rencana itu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.