Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Bupati Bantul, Suharsono ketika ditemui Harian Jogja pada Senin (5/7/2019) usai rapat evaluasi triwulan II. /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Bupati Bantul, Suharsono menyatakan terdapat nama yang semestinya tidak masuk kategori penerima Progam Keluarga Harapan (PKH) pada database Pemkab Bantul. Hal ini menyebabkan nama tersebut terus mendapat bantuan meskipun tidak masuk dalam kategori.
Suharsono menyebut penyebabnya adalah data dari pusat masih belum diperbarui. “Sebenarnya kami sudah mendata siapa saja yang masuk kategori tapi dari pusat masih pakai data yang lama. Semisal atas nama B sudah tidak membutuhkan bantuan tapi nama itu masih tercatat di pusat,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada Senin (5/7/2019).
Menurutnya pihak Pemkab selalu rutin untuk mendata penerima PKH dan langsung menyampaikan kepada pusat, namun pusat belum juga memperbarui data yang telah dikirimkan oleh Pemkab Bantul.
“Jadi disini tidak ada manipulasi data, bahkan kami sudah memberikan sertifikat untuk nama yang sudah tidak masuk kategori lagi dan mereka juga sudah memberikan pernyatakaan bahwa keluarganya sudah tidak membutuhkan bantuan lagi,” katanya.
“Sepertinya saya harus menghadap ke pusat sendiri untuk membawa data yang valid dan juga terbaru agar tidak ada lagi kesalahan seperti ini, semoga akan segera terealisasi rencana saya untuk menghadap ke pusat,” lanjut Suharsono.
Sementara itu Asisten II Setda Bantul Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Guritno menyampaikan hal yang sama, Pemkab Bantul selalu mengevaluasi Basis Data Terpadu (BDT) untuk mendapatkan data yang valid.
“Data itu selalu kita evaluasi terus, kami sudah sempat mengusulkan tapi nama tersebut belum dicoret. Proses ini memang butuh waktu, pak Bupati sendiri juga sudah membuat instruksi agar data ini tidak ada yang memanipulasi,” kata Bambang.
Menurutnya jika perlu pihak Pemkab akan membuat kajian hukum terkait soal manipulasi data. Katanya hal tersebut dilakukan agar negara tidak merugi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.