Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA - Gempa bumi dengan magnitudo 5.1 SR melanda Jogja, Sabtu (10/8/2019). Gempa terjadi pada pukul 20.26 WIB.
Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lokasi gempa berada di 8.81 LS,110.08 BT atau 105 km barat daya Kabupaten Bantul dengan kedalaman 10 kilometer (km).
"Gempa tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui akun Twitternya, Sabtu malam.
Gempa terasa di sejumlah tempat, salah satunya di kawasan Demangan, Catur Tunggal, Depok, Sleman.
Kusnul, 31, warga setempat merasakan getaran gempa saat ia sedang bersantai di indekosnya.
"Posisi lagi nyantai sih, ranjang rasane goyang-goyang. Aku lagi chattingan, terus dengar getaran jendela kaca di kamar. Biasanya kalau gempa memang getar tuh jendela. Setelah denger getaran itu, bru krasa guncangan gempa," tuturnya.
Sementara itu, di Sleman utara, tepatnya di Kelurahan Bimomartani, Ngemplak, Sleman, gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga. Yanto, 32, salah satunya.
"Pas lagi lihat rombongan takbiran yang lewat di depan rumah, kerasa goyang-goyang. Ternyata gempa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.