Jemaah Calon Haji Asal DIY Malam Ini Bergerak Ke Arafah

Jamaah haji melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jamaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah Haji 1440 Hijriah. - ANTARA FOTO/Hanni Sofia
09 Agustus 2019 22:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Seluruh jemaah calon haji (Calhaj) asal DIY saat ini berada di Arafah. Keberadaan para jemaah asal DIY saat ini dalam kondisi prima.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag DIY Sigit Warsita mengatakan pada 9 Zulhijjah atau Sabtu (10/8/2019) pagi waktu setempat, jemaah sudah harus berada seluruhnya di Arafah. Para jemaah diberangkatkan ke Arafah menggunakan bus yang disiapkan oleh masing-masing maktab.

"Malam ini sudah bergerak ke Arafah, Sabtu pagi seluruh jemaah sudah harus di Arafah," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (9/8/2019).

Sigit menjelaskan, dari jumlah jemaah asal DIY yang berangkat tahun ini sebanyak 3.548 orang, hanya satu orang yang meninggal dunia. Jemaah yang wafat pada Selasa (30/7/2019) bernama Muhammad Ismail Slamet, 46, warga Tegalyoso, Desa Banyuraden, Gamping. Ismail tergabung dalam kloter 26-SOC.

Saat ini, kata Sigit, kondisi seluruh jemaah asal DIY dalam keadaaan sehat wal afiat. Mereka dipandu oleh masing-masing petugas. "Alhamdulillah, dari DIY tidak ada yang wafat lagi dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit," katanya.

Diakuinya, tren kematian jemaah haji pada tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Seluruh jemaah selalu mengikuti arahan dari para petugas pelayanan ibadah haji. Seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) selama menunaikan ibadah haji. "Petugas terus mengingatkan jamaah agar menjaga pola hidup sehat sebelum dan selama mereka berangkat ke Tanah Suci," katanya.

Jika seluruh proses ibadah haji selesai dilakukan, diperkirakan jemaah haji asal DIY tiba kembali ke Tanah Air mulai Sabtu (24/8/2019) hingga Selasa (27/8/2019). Sementara dua kloter terakhir jemaah dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Minggu (15/9/2019), kata Sigit.