Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Logo UIN Sunan Kalijaga Jogja./Ist
Harianjogja.com, BANTUL- Warga Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul berharap pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga segera direalisasikan, karena keberadaan kampus disebut-sebut bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi, terutama di sekitar Guwosari.
“Masyarakat sejak awal mendukung adanya kampus dan berharap segera terwujud karena dampak ekonominya cukup besar,” kata Kepala Desa Guwosari, Masduki, saat dihubungi Senin (12/8/2019).
Masduki mengatakan saat ini rencana pembangunan kampus UIN Sunan Kalijaga masih dalam proses pembebasan lahan. Dalam proses pembebasan lahan, kata dia, ada warga yang meminta ganti rugi lahan dan ada juga yang meminta gantu rugi tanah di lokasi lain. Namun sebagian besar diakuinya warga yang terdampak meminta ganti rugi uang.
Menurut dia, saat ini dari total sekitar 70 hektare lahan yang akan dibebaskan oleh UIN Sunan Kalijaga atau Kementerian Agama, baru sekitar 30 hektare lebih yang sudah dibebaskan. Objek lahan yang belum dibebaskan 30-an hektare lebih atau total 105 bidang tanah dengan nilai ganti rugi sekitar Rp153 miliar.
Sejauh ini diakuinya tidak ada masalah dalam proses pembebasan lahan bahkan warga mendukungnya, namun ia menduga karena ada keterbatasan dana dari UIN Sunan Kalijaga sehingga proses pembebasan lahan belum selesai. Sejauh yang dia ketahui anggaran pembebsan lahan tidak turun sekaligus melainkan bertahap dan tahun ini informasinya anggaran pembebeasan lahan hanya turun sekitar Rp7,5 miliar sehingga masih jauh dari total nilai ganti rugi.
Anggaran pembebebasan lahan yang turun tahun ini hanya cukup untuk beberapa bidang tanah, “Tergantung sih, karena masing-masing bidang itu nilainya macam-macam, ada yang Rp200 juta, ada juga yang satu bidang nilai ganti ruginya sampai Rp1 miliar,” kata Masduki.
Percepatan pembangunan kampus UIN Sunan Kalijaga juga diharapkan dari Pemkab Bantul. Bahkan Pemkab akan membangun beberapa sarana infrastruktur di sekitar UIN Sunan Kalijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.