Bursa Pilur Gunungkidul Diramaikan 3 PNS, Izin Cuti Sudah Terbit
Tiga PNS Pemkab Gunungkidul maju dalam Pilur 2026. Seluruhnya telah mengajukan cuti sesuai aturan sebelum ditetapkan sebagai calon lurah.
Jamaah haji/Antara-Hanni Sofia
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan tiba di kampung halaman pada Minggu (25/8/2019).
Kepala Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Muhammad Yusuf, mengatakan jajarannya sudah mulai mempersiapkan kepulangan jemaah haji asal Gunungkidul. Sama seperti saat pemberangkatan, kepulangan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Kloter pertama 22 SOC dijadwalkan tiba di Bumi Handayani pada Minggu (25/8), sedang kloter 96 SOC tiba di Gunungkidul pada Minggu (15/9). “Semua sudah ada jadwalnya dan kami mulai mempersiapkan menyambut kepulangan jemaah,” kata Yusuf kepada wartawan, Minggu (18/8).
Menurut dia, untuk persiapan kepulangan Kemenag melakukan koordinasi internal. Rencananya sebelum pulang ke rumah masing-masing, kedatangan jemaah disambut oleh Bupati Gunungkidul, Badingah. “Rencananya Bupati menyambut kedatangan jemaah haji di Bangsal Sewokoprojo,” katanya.
Disinggung mengenai keadaan para jemaah, Yusuf mengakui tidak ada masalah karena jemaah dapat mengikuti rangkaian ibadah dalam rukun haji dengan lancar. “Alhamudillah semua dalam kondisi sehat dan sudah menunggu jadwal untuk pulang ke Tanah Air,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Kemenag Gunungkidul, Aidi Johansyah. Menurut dia, untuk kelancaran kepulangan para jemaah Kemenag melakukan berbagai persiapan. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan nantinya jemaah bisa pulang ke rumah masing-masing dengan selamat,” katanya.
Di awal persiapan penyelenggaraan haji, kuota di Gunungkidul hanya mendapatkan jatah satu kloter. Namun seiring adanya penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi, maka jumlah jemaah di Gunungkidul bertambah sehingga pemberangkatan terbagi dalam dua kloter. “Untuk kloter 22 SOC diberangkatkan sebanyak 206 jemaah dan kloter 96 SOC sebanyak 30 jemaah,” kata Aidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga PNS Pemkab Gunungkidul maju dalam Pilur 2026. Seluruhnya telah mengajukan cuti sesuai aturan sebelum ditetapkan sebagai calon lurah.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.
Regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran dibatalkan Disdikpora Kulonprogo setelah mendapat penolakan warga karena lokasi sekolah lebih jauh.
Single parent di Kulonprogo berpenghasilan rata-rata Rp50.000 sehari, tetapi masuk Desil 9 dan khawatir KIP-K serta BPJS PBI dicabut.