Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
ILustrasi jabatan/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO- Untuk mengisi pimpinan DPRD Kulonprogo, tiap parpol yang menempati capaian tertinggi bersiap ajukan nama. Partai Gerindra masih godok tiga nama, PAN sudah memastikan mengusulkan kembali Ponimin sebagai pimpinan dewan.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kulonprogo, Lajiyo Yok Mulyono mengatakan, pihaknya sudah ajukan nama ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk posisi pimpinan dewan. "Sudah kami ajukan tiga nama, saya sendiri (Lajiyo), Sumardi, sama Sendy (Sendy Yulistya Prihandiny)," jelasnya pada Rabu (21/8/2019).
Pada periode sebelumnya, Partai Gerindra mendapat posisi Wakil Ketua DPRD Kulonprogo yang dijabat oleh Lajiyo. Di periode 2019-2024 ke depan pun Partai Gerindra mendapatkan posisi yang sama.
"Kami baru ajukan ke DPP, sampai hari ini kami belum dapat keputusan dari DPP, artinya kami masih menunggu," tutur Lajiyo. Ia mengatakan, pihaknya menentukan kandidat yang akan diputuskan DPP berdasarkan berbagai pertimbangan seperti perolehan suara dan jabatan struktural partai.
Pada pemilu tahun ini, Partai Gerindra mendapatkan suara sebanyak 35.361 dan mendapatkan enam kursi di DPRD Kulonprogo. Perolehan kursi PAN sama dengan Partai Gerindra yaitu enam kursi. Namun, suara PAN lebih tinggi dibanding Partai Gerindra yaitu 38.161 suara sah. Capaian itu membuat PAN mendapatkan jatah untuk posisi yang sama yaitu Wakil Ketua DPRD Kulonprogo.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kulonprogo, Bukhori Burhanuddin mengatakan setelah mengusulkan dua nama ke DPP PAN, pihaknya mendapatkan Surat Keputusan (SK), nama yang akan diajukan sebagai pimpinan dewan. "Sudah fix, Pak Ponimin," ujarnya singkat pada Rabu (21/8/2019).
Sebelumnya, dua nama yang mencuat untuk dimajukan sebagai Wakil Ketua DPRD Kulonprogo dari PAN yaitu Ponimin Budi Hartono yang saat ini menjabat Ketua DPD PAN Kulonprogo sekaligus Wakil Ketua DPRD pada periode sebelumnya dan Priyo Santoso yang menjabat Bendahara DPD PAN Kulonprogo.
Dalam mengusulkan dua nama tersebut DPD PAN Kulonprogo mempertimbangkan beberapa hal diantaranya jabatan struktural, perolehan suara, dan rekam jejak di politik. Setelahnya, ada pertimbangan lainnya dari DPP untuk memutuskan satu orang yang akan diajukan sebagai Wakil Ketua DPRD Kulonprogo. "Seperti kami melihat di jabatan struktural itu Pak Ponimin pastinya mempunyai poin yang lebih sebagai Ketua DPD, termasuk juga perolehan suara," tutur Bukhori.
Sementara, untuk jabatan pucuk pimpinan dewan akan diisi oleh partai pemenang pemilu di Kulonprogo yaitu PDI Perjuangan. Di pemilu 2019 ini, partai berlambang banteng itu mendulang perolehan suara sebanyak 78.170 suara sah dan mendapatkan 12 kursi.
Namun, pihak PDI Perjuangan belum bisa memastikan siapa yang akan diajukan menjadi Ketua DPRD Kulonprogo untuk periode 2019-2024. "Kami masih menunggu dari DPP, sampai saat ini belum ada nama dari DPP," tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kulonprogo Sudarta pada Rabu.
Pada periode sebelumnya, Ketua DPRD Kulonprogo dijabat oleh Akhid Nuryati dari PDI Perjuangan. Untuk sementara, posisi Ketua DPRD Kulonprogo sebelum pengisian alat kelengkapan dewan dan pimpinan dewan masih dijabat oleh Akhid Nuryati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantul mencatat Hari Tanpa Hujan terpanjang di Indonesia, mencapai 131 hari akibat El Nino sangat kuat. BMKG memproyeksikan hujan bertahap.
DPR resmi mengesahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/9/2026).
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.