Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, saat menerima piagam apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia di Ruang Kiskendo, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (26/8/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mendapat piagam apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia karena telah berpartisipasi mendukung program moderasi beragama dan penguatan fungsi penyuluh agama.
Piagam diserahkan Menteri Agama melalui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo Nurudin, kepada Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo di Ruang Kiskendo, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (26/8/2019).
Nurudin mengatakan Kulonprogo telah berhasil menjaga kerukunan umat beragama. Moderasi beragama yang memiliki arti meyakini secara absolut ajaran agama yang diyakini dan memberikan ruang terhadap agama yang diyakini oleh orang lain, menurutnya telah dilaksanakan pemkab sehingga mendapat apresiasi ini.
Pemkab Kulonprogo lanjutnya juga selalu mendukung berbagai program Kementerian Agama baik secara moril maupun materil. Koordinasi di lapangan antara pemkab dengan Kantor Kemenag yang selalu seperti pembinaan keagamaan, kegiatan lomba, dan sebagai yang didukung pemkab melalui APBD, atau APBDes jika di ranah desa.
"Yang terakhir terkait KUA Teladan, berkat respon dan bantuan yang cepat dari Pemkab dan BPN, bantuan dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan, apabila tidak segera direspon, maka bantuan akan hangus dan Kulonprogo tidak akan mendapat bantuan untuk beberapa tahun," kata dia.
Dia mengatakan pemkab berperan dalam menyejahterakan 134 penyuluh baik yang berstatus PNS maupun non PNS di Kulonprogo lewat kenaikan honor tiap tahunnya. Dulu honor penyuluh hanya Rp110.000, kemudian Rp300.000, lalu pada 2018 Rp500.000 dan naik kembali pada 2019 menjadi Rp1 juta.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan apresiasi ini menjadi hadiah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan seluruh program yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama. Menurutnya kemajemukan merupakan potensi yang besar jika mampu diolah dengan baik. Sebaliknya jika tidak mampu mengolah akan menimbulkan disintegrasi bangsa.
"Dan dalam hal ini penyuluh agama memiliki peran yang strategis dan vital. Kondisi Kulonprogo yang relatif landai dan kondusif juga tidak bisa dilepaskan dari peran penyuluh agama. Ada beberapa tantangan kita ke depan, seperti di daerah lain jika ada riak-riak kecil, kita harus bisa mencegahnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.