DVI Polri Identifikasi 2 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Suasana Audiensi antara warga Menayu Lor yang menolak menara telekomunikasi dengan Diskominfo Bantul yang didampingi oleh Ketua Satpol PP Bantul, pada Rabu (4/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Geram tidak lekas mendapatkan kejelasan terkait dugaan radiasi buruk yang disebabkan oleh menara telekomunikasi dari Dinas Kominfo Bantul, warga Menyau Lor, Dusun Jeblog, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, menggeruduk Pemkab Bantul pada Rabu (4/9/2019).
Salah satu perwakilan warga, Waljito, mengatakan aksi damai ini bertujuan untuk menolak adanya menara telekomunikasi tersebut dan juga meminta untuk dinas yang terkait segera memindahkan menara tersebut.
“Warga sudah resah dengan adanya menara itu, sehingga hari ini kami mendesak dinas terkait untuk segera membentuk tim untuk menyelidiki lebih lanjut apa benar menara itu menimbulkan radiasi, kalau memang benar dan merugikan kerugian pada masyarakat maka lebih baik dibongkar saja,”kata Waljito.
Ia juga meminta kepada dinas terkait untuk mengahargai psikologi warga yang sudah trauma dengan adanya menara tersebut, menurutnya warga sudah tidak ingin lagi melihat keberadaan menara itu dan ingin hidup tenang.
“Masyarakat sekarang dalam keadaan trauma, sampai ada anak balita yang cacat yang dugaanya dikarenakan radiasi itu, kemudian ada beberapa alat elektronik warga yang rusak ketika ada petir. Selama ini kan belum ada penjelasan tentang hal itu, kami kesini juga untuk meminta kejelasan itu,” lanjutnya.
Kepala Dinas Diskominfo Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan lanjut terhadap menara tersebut, katannya hal tersebut akan dilakukan secepat mungkin.
“jadi terkait dengan dugaan-dugaan radias itu kami tampung dulu dan kami akan melakukan pemeriksaan lanjut ke menara tersebut, secara teknis radiasi itu tidak mungkin terjadi tetapi lantaran demi warga kami akan melakukan pemeriksaan radiasi,” katanya.
“Alat untuk mengecek radiasi itu kan tidak semua punya, adanya hanya di Jakarta jadi perusahaan yang terkait harus segera menghubungi pihak yang mempunyai alat tersebut setelah baru kita adakan pengecekan radiasi,” lanjutnya.
Nantinya setelah dilakukan pengecekan radiasi, kata Fenty jika memang masalah warga itu disebabkan oleh radiasi tersebut maka pihaknya akan membongkar menara telekomunikasi tersebut dan jika tidak maka masyarakat harus legowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Kemajuan teknologi dan kolaborasi multidisiplin mendorong pengembangan layanan saraf dan bedah saraf di Indonesia.
KHL kembali dibahas dalam formula upah minimum 2027. Pemerintah, buruh, dan pengusaha memiliki pendekatan berbeda soal pengupahan.
Radinka Wiratama, 16 tahun, menjadi atlet termuda esports Indonesia di Asian Games 2026 setelah meniti karier profesional sejak usia 15 tahun.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.