BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi warga mengambil air di sumber mata air karena kekeringan./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, KULONPROGO- Melalui SK Tanggap Darurat Bencana Kekeringan yang ditandatangani Bupati Kulonprogo, status dampak kekeringan di Kulonprogo kini berubah, dari status siap siaga menjadi status darurat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Ariadi mengatakan status darurat kekeringan sudah ditandatangani pada 9 September lalu dan berlaku terhitung sejak ditandatangani sampai 31 Oktober nanti. "Maka, penyaluran air bersih menjadi tanggung jawab BPBD. Sebelum SK terbit, penyaluran lewat Dinsos P3A (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kulonprogo bersumber dari dana CSR (Corporate Social Responsibility)," bebernya pada Kamis (12/9/2019).
Setelah adanya status darurat, BPBD Kulonprogo bisa mengandalkan anggaran tidak terduga untuk penyediaan air bersih di beberapa wilayah yang membutuhkan. "Kami siapkan 450 tangki, tiap tangki berisi 5.000 liter. Anggarannya senilai Rp116 juta," ungkap Ariadi.
Total, tahun ini, anggaran tidak terduga Kulonprogo tersedia sebesar Rp3,6 miliar. Sebelumnya, Pemkab sudah menggunakan anggaran tidak terduga untuk bencana banjir di Maret lalu, sehingga tersisa sebesar Rp1,6 miliar.
Bantuan yang diberikan selama status darurat tersebut diperuntukan pada ketersediaan air bersih dan MCK. Sementara kebutuhan air pada pertanian dan lainnya tidak menggunakan bantuan darurat itu.
Bantuan air bersih akan disalurkan menggunakan truk dari Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan BPBD. Apabila bantuan dari anggaran tak terduga Pemkab tersebut kurang, masih ada ketersediaan bantuan dari APBD Provinsi dan CSR.
APBD Provinsi menyediakan 180 tangki untuk kebutuhan air bersih di Kulonprogo dan 220 tangki dari CSR yang dikelola Dinsos P3A. Sementara, di Agustus lalu, bantuan dari APBD Provinsi sudah disalurkan sebanyak 136 tangki, ditambah 120 tangki dari CSR.
"Kondisi saat ini, permohonan bantuan air bersih menggunakan proposal saja sudah masuk dari 7 kecamatan, Girimulyo, Kokap, Samigaluh, Kalibawang, Pengasih, Galur, dan Lendah," ujar Ariadi.
Saat ini, ada 30 desa yang mengalami dampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih. Dari 30 desa itu mencakup 4.100 KK dan lebih dari 7.500 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.