Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul menyoroti enam poin yang dianggap mendesak untuk dibahas. Keenam poin itu masing-masing bencana kekeringan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat miskin, infrastruktur, pengembangan kebudayaan, pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dan pariwisata.
Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, menyatakan untuk mengatasi bencana kekeringan dan kekurangan air bersih yang terjadi tiap tahun di Gunungkidul butuh solusi permanen dari sekadar dropping. "Butuh kajian yang mendalam karena mencakup hajat hidup orang banyak," kata Heri saat ditemui Selasa (17/9/2019).
Permasalahan kedua yang perlu penanganan yakni program perbaikan RTLH untuk masyarakat miskin yang diusulkan melalui dana APBD, APBN maupun bantuan pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CRS). Selain itu Dewan juga mendorong pelestarian dan pengembangan seni budaya di Bumi Handayani. "Kami juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program bantuan untuk usaha mikro kecil dan menengah serta bantuan alat pertanian guna mendukung regenerasi petani," katanya.
Dia mengatakan, Dewan juga ingin mencerdaskan sumber daya manusia yang ada dengan perbaikan fasilitas pendidikan, sarana prasarana pendidikan dan perpustakaan. Di sisi lain, efisiensi anggaran dan pengawasan menjadi prioritas.
Politiskus dari Partai Amanat Nasional (PAN), Wiwik Widiastuti, mengatakan selain masalah kekeringan dan kemiskinan, Dewan juga fokus mendorong perkembangan pariwisata di Gunungkidul. "Kami akan meningkatkan efektivitas kerja Dewan seiring dengan program pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan Gunungkidul sebagai tujuan wisata," ujarnya.
Menurut Wiwik, pembangunan destinasi wisata sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. "Saat ini yang kami amati, Gunungkidul belum menjadi tujuan utama wisata tapi baru kunjungan wisata," katanya.
Untuk target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tentang lama singgah wisatawan, Dewan mendukung program pemerintah yang menaikkan lama tinggal wisatawan di gunungkidul dari 1,2 hari menjadi 2,1 hari. Untuk menyukseskan program ini, dibutuhkan infrastruktur yang memadai. "Ketersediaan hotel, atraksi wisata malam hari dan amenitas untuk wisatawan harus diperhatikan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.