Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Tim Jitbom mengambil peluru yang ditemukan di galian SAH barat RS PKU Jogja, Kamis (17/10/2019)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 119 peluru berjenis FN dengan kaliber 9 milimeter ditemukan seorang karyawan penggali Saluran Air Hujan (SAH) yang berlokasi di sebelah barat Rumah Sakit PKU Jogja, pada Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. Peluru ini diperkirakan diproduksi empat tahun lalu dan berstatus aktif.
Kapolsek Ngampilan, AKP Hendro Waryono, mengatakan kondisi peluru masih dalam selongsong dan berserakan di dalam galian SAH. Berdasarkan keterangan karyawan penggali SAH, pada hari sebelumnya belum ditemukan adanya amunisi. “jadi kemungkinan baru tadi malam dibuang,” ujarnya.
Menurutnya, peluru yang ditemukan bisa dari bermacam senjata seperti SS dan FN. “Ada yang pendek-pendek, tapi ada juga yang jenis senjata lama SS. Tidak terbungkus, tapi berserakan begitu saja. Ada juga yang terangkai dalam satu magasin,” ungkapnya.
Sesuai dengan prosedur, pihaknya begitu mendapat laporan dan mengecek lokasi, langsung melapor pada penjinak bom. “Ketika tidak yakin di dalamnya ada apa saja, kita harus melapor ke penjinak bom,” kata dia.
Ia menjelaskan temuan ini selanjutnya akan diamankan oleh Penjinak Bom (Jitbom). Pihaknya sudah berusaha mencari rekaman CCTV di lokasi, namun sayangnya tidak ada CCTV yang menjangkau titik ditemukannya peluru. “Belum ditemukan siapa yang membuang peluru itu,” katanya.
Waka Jitbom, Ipda Maryono, mengatakan kondisi peluru tercecer dan sebagian bisa langsung terlihat dari luar galian. “Letaknya ada yang terlalu jauh di dalam galian, sehingga perlu menggunakan alat bantu. Tapi tidak ada kesulitan untuk mengambil,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.
UPN Veteran Yogyakarta memperkuat tata kelola KDMP Gondangan, Klaten, melalui pendampingan kelembagaan, administrasi, dan manajemen koperasi.
Penutupan HUT ke-81 Jateng di Boyolali dimeriahkan lari 5K, 4.500 kuliner gratis, GPM, UMKM, cek kesehatan, dan hiburan rakyat.