OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Para wiyaga tampil mengiringi pentas wayang kulit di Kampung Karangwaru Lor, tepatnya di Lapangan SMA Negeri 4 Jogja, Sabtu (26/10/2019)./Rofik Syarif G.P
Harianjogja.com, JOGJA—Dalang cilik bernama Pangah Nawa Wibat buka pentas wayang kulit di lapangan SMAN 4 Jogja, di Kampung Karangwaru Lor, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Jogja, Sabtu (26/10/2019) malam. Dalang cilik yang membawakan lakon bertajuk Laire Gatotkaca tersebut tampil sebelum dalang utama, yakni Ki Surono.
Ketua Umum Acara Pagelaran Wayang Kulit Kampung Karangwaru Lor, Hanafi Agus Wibowo mengatakan pergelaran wayang kulit ini merupakan yang kali pertama setelah Kampung Karangwaru Lor lama tidak menggelar sebuah pagelaran wayang kulit. “Dengan digelarnya kembali pergelaran wayang kulit ini, kami berharap bisa mengingatkan kembali tentang pentingnya nguri-uri budaya Jawa,” ucap dia saat ditemui di sela-sela acara.
Selain itu, melalui pergelaran tersebut, diharapkan pula terciptanya ruang seni dan kebudayaan bagi masyarakat. Dengan begitu, hubungan antara masyarakat dan budaya tidak lagi terputus.
Kepala Seksi Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Tri Sutya Atmi mengatakan pergelaran wayang kulit di Karangwaru Lor merupakan program dari Disbud Kota Jogja untuk memberikan informasi terutama kepada generasi muda untuk mencintai budaya lokal.
Pergelaran ini, kata dia, didukung penuh oleh Dana Keistimewaan. Sebelum penampilan dalang utama, Disbud Kota Jogja mempunyai tradisi untuk menampilkan Dalang Cilik sebagai pembuka. “Penampilan dalang cilik sebagai wujud dari pembinaan kami, untuk lebih mengenalkan kepada budaya lokal kepada generasi muda agar lebih mencintai wayang,” ujar dia.
Camat Tegalrejo, Aryanto mengatakan agar masyarakat dengan adanya pagelaran ini dapat mengambil pelajaran dari cerita-cerita wayang yang disajikan. Diharapkan dengan adanya pergelaran ini dapat membangkitkan kembali jati diri masyarakat untuk memberikan pelajaran bagi generasi muda tentang betapa pentingnya kebudayaan dan pelajaran yang dapat diambil dari kebudayaan itu sendiri.
Selain dalang cilik yang tampil sebagai pembuka, dalam pergelaran wayang kulit di Karangwaru Lor itu juga tampil dalang utama, yakni Ki Surono dengan lakon Wahyu Senopati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.