Dalang Cilik Buka Pentas Wayang di Karangwaru

Rofik Syarif G.P
Rofik Syarif G.P Minggu, 27 Oktober 2019 17:27 WIB
Dalang Cilik Buka Pentas Wayang di Karangwaru

Para wiyaga tampil mengiringi pentas wayang kulit di Kampung Karangwaru Lor, tepatnya di Lapangan SMA Negeri 4 Jogja, Sabtu (26/10/2019)./Rofik Syarif G.P

Harianjogja.com, JOGJA—Dalang cilik bernama Pangah Nawa Wibat buka pentas wayang kulit di lapangan SMAN 4 Jogja, di Kampung Karangwaru Lor, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Jogja, Sabtu (26/10/2019) malam. Dalang cilik yang membawakan lakon bertajuk Laire Gatotkaca tersebut tampil sebelum dalang utama, yakni Ki Surono.

Ketua Umum Acara Pagelaran Wayang Kulit Kampung Karangwaru Lor, Hanafi Agus Wibowo mengatakan pergelaran wayang kulit ini merupakan yang kali pertama setelah Kampung Karangwaru Lor lama tidak menggelar sebuah pagelaran wayang kulit. “Dengan digelarnya kembali pergelaran wayang kulit ini, kami berharap bisa mengingatkan kembali tentang pentingnya nguri-uri budaya Jawa,” ucap dia saat ditemui di sela-sela acara.

Selain itu, melalui pergelaran tersebut, diharapkan pula terciptanya ruang seni dan kebudayaan bagi masyarakat. Dengan begitu, hubungan antara masyarakat dan budaya tidak lagi terputus.

Kepala Seksi Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Tri Sutya Atmi mengatakan pergelaran wayang kulit di Karangwaru Lor merupakan program dari Disbud Kota Jogja untuk memberikan informasi terutama kepada generasi muda untuk mencintai budaya lokal.

Pergelaran ini, kata dia, didukung penuh oleh Dana Keistimewaan. Sebelum penampilan dalang utama, Disbud Kota Jogja mempunyai tradisi untuk menampilkan Dalang Cilik sebagai pembuka. “Penampilan dalang cilik sebagai wujud dari pembinaan kami, untuk lebih mengenalkan kepada budaya lokal kepada generasi muda agar lebih mencintai wayang,” ujar dia.

Camat Tegalrejo, Aryanto mengatakan agar masyarakat dengan adanya pagelaran ini dapat mengambil pelajaran dari cerita-cerita wayang yang disajikan. Diharapkan dengan adanya pergelaran ini dapat membangkitkan kembali jati diri masyarakat untuk memberikan pelajaran bagi generasi muda tentang betapa pentingnya kebudayaan dan pelajaran yang dapat diambil dari kebudayaan itu sendiri.

Selain dalang cilik yang tampil sebagai pembuka, dalam pergelaran wayang kulit di Karangwaru Lor itu juga tampil dalang utama, yakni Ki Surono dengan lakon Wahyu Senopati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online