Rubino Tenggelam di Pantai Kesirat, Tim SAR Sisir Laut dan Darat
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Batalnya kebijakan pemangkasan dana keistimewaan (Danais) tahun 2026 disambut positif oleh Pemkab Bantul. Pemerintah pusat akhirnya mengesahkan alokasi anggaran tersebut tetap sebesar Rp1 triliun bagi Pemda DIY.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menilai keputusan tersebut membuka peluang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk merealisasikan program-program yang sudah direncanakan.
“Puji syukur, alhamdulillah akhirnya Danais tidak jadi dipangkas,” ujar Halim kepada wartawan Kamis (25/9/2025).
Menurut Halim, dengan tidak adanya pemangkasan, Pemda DIY maupun pemerintah kabupaten/kota dapat lebih maksimal menjalankan program keistimewaan. Rencana yang sempat terancam batal akibat kebijakan efisiensi, kini bisa kembali dilanjutkan.
“Jadi yang sudah direncanakan akhirnya bisa jalan. Karena kalau jadi dipangkas, yang direncanakan tidak jadi jalan dan kalaupun jalan hanya separuh,” katanya.
BACA JUGA: Orang Tua Tuntut Keterbukaan Program MBG di Bantul, Nggak Perlu Ditutupi
Halim menyebut Bantul menjadi salah satu daerah yang bakal terkena imbas langsung apabila pemangkasan Danais benar-benar diterapkan. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto yang memutuskan untuk tidak memangkas alokasi Danais.
“Karena Bantul juga kena imbasnya kalau itu dipangkas,” ucapnya.
Terkait prioritas penggunaan Danais tahun depan, Halim menyebut fokus utama tetap diarahkan pada sektor kebudayaan, di samping tata ruang, pertanahan, kelembagaan, dan reformasi birokrasi sesuai dengan aturan yang ada.
Sebelumnya, pada 2025 ini, Bantul mengalami pemangkasan Danais sebesar Rp5,3 miliar. Dari alokasi awal Rp37,1 miliar, turun menjadi sekitar Rp31,9 miliar. Program urusan kebudayaan menjadi yang paling terdampak, dengan efisiensi mencapai Rp3,8 miliar.
“Paling terdampak di program penyelenggaraan keistimewaan urusan kebudayaan,” kata Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Bantul, Ramiyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Marvin Loria mengaku cepat beradaptasi di PSIM Jogja. Cuaca, suasana, dan sambutan pemain membuat winger Kosta Rika itu nyaman.
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.