Komisi A DPRD Jogja Dorong Seni Jalanan Dikurasi dan Punya Lokasi Khusus
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang dialokasikan dari pemerintah pusat ke DIY batal dipangkas. Dana tersebut menurut informasi tetap berada di kisaran angka Rp1 triliun. Dana tersebut diharapkan bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyaraka.
Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja, RM. Sinarbiyat Nujanat mengatakan kepastian batal dipangkas danais tersebut diperoleh dari anggota Panja Belanja Transfer Daerah DPR RI. Adapun alokasi Danais DIY tahun depan mencapai Rp1 triliun. Nilai tersebut meningkat dari yang sebelumnya dalam draf buku nota keuangan pemerintah yang disampaikan ke Banggar DPR mencapai Rp500 miliar.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Tanggung Biaya Pendaftaran Gakin Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
“Kepastian ini tentu saja kabar menggembirakan bagi masyarakat DIY,” katanya, Selasa (23/9/2025).
Politisi Partai Gerindra tersebut berharap agar program yang dikucurkan dengan Danais dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Danais diharapkan dapat terus mendukung berbagai program strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, pengembangan pariwisata dan [pemberdayaan] ekonomi kreatif,” katanya.
Dia menilai alokasi anggaran Danais perlu dikucurkan untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Peningkatan kesejahteraan rakyat tersebut menjadi kunci untuk penurunan kemiskinan di Kota Jogja.
Beberapa program dengan Danais seperti penanganan stunting dan penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan pembangunan rumah susun sederhana (rusunawa). "Kami Danais tahun depan juga menyasar program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas," katanya.
Menurutnya, kucuran Danais juga telah berhasil memberikan dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sebagai pelaku UMKM. Pembinaan UMKM untuk mendorong agar dapat meningkatkan omzet dan memperluas jaringan pemasarannya akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan.
"Kami berharap agar alokasi anggaran tersebut pun dapat mendorong perkembangan di setiap daerah, sehingga kesenjangan yang ada di setiap daerah berkurang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.