Anggaran Terbatas, Layanan Perpustakaan Keliling Bantul Terkendala
Dispusip Bantul mengakui fasilitas perpustakaan SD belum merata. Keterbatasan ruang dan anggaran turut menghambat layanan perpustakaan keliling.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul akan menanggung biaya pendaftaran warga miskin yang menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan, saat ini sekitar 11,6 persen penduduk Bantul masuk kategori miskin. Pihaknya tengah mengkaji warga pra sejahtera itu untuk didaftarkan sebagai anggota KDMP dengan simpanan pokok dan wajib yang dibayar menggunakan dana Pemkab.
“Kalau selama ini Bantuan Langsung Tunai (BLT) hanya untuk konsumsi, coba akan kami dorong agar bantuan itu bisa produktif. Salah satunya melalui koperasi,” kata Halim, Selasa (23/9/2025).
BACA JUGA: Wajib Belajar Pra Sekolah, Bantul Siapkan Kapasitas Guru
Halim menyebut, KDMP diharapkan menjadi “perusahaan rakyat” yang kuat, mudah diakses, sekaligus menawarkan harga lebih murah karena jalur distribusi dipangkas. Pemkab sedang merancang kerja sama langsung, misalnya gas LPG dipasok dari Pertamina dan pupuk dari Pupuk Indonesia, sehingga harga di masyarakat bisa lebih terjangkau.
Selain warga miskin, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Bantul juga diwajibkan menjadi anggota KDMP. Strategi ini diyakini dapat memperkuat permodalan koperasi tanpa perlu bergantung pada pinjaman bank atau lembaga lain.
“Kalau modalnya besar dari anggota, KDMP tidak perlu mengandalkan utang yang jaminannya dana desa. Itu berisiko dan saya minta para lurah jangan berpikir hutang dulu, perbesar keanggotaannya,” kata Halim.
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bantul, Hermawan Setiaji, menyampaikan bahwa ASN, PPPK, dan pamong desa akan menjadi pionir keanggotaan KDMP. Setelah itu, mereka diharapkan dapat mengajak masyarakat luas untuk ikut serta membangun kekuatan ekonomi bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispusip Bantul mengakui fasilitas perpustakaan SD belum merata. Keterbatasan ruang dan anggaran turut menghambat layanan perpustakaan keliling.
Simak simulasi UMK Jawa Tengah 2027 jika naik 9,5%. UMK Kota Semarang diproyeksikan mencapai Rp4,05 juta, disusul Demak dan Kendal.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Sabtu, 24 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position Grand Prix setelah tercepat di kualifikasi Moto3 Australia 2026.
Kemenperin menonaktifkan sementara SIINas dan situs kementerian hingga 25 Oktober 2026 untuk memitigasi risiko keamanan siber PHP2Shell.
Djarot Saiful Hidayat menyampaikan pesan Megawati tentang politik sebagai kehidupan dalam kaderisasi 64 kader PDIP Kota Jogja di Kaliurang.