WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—DPR RI memastikan dana keistimewaan (danais) 2026 tetap Rp1 triliun, tidak jadi dipotong sebagaimana diwacanakan sebelumnya menjadi Rp500 miliar. Menanggapi hal ini, Pemda DIY masih menunggu keputusan final di APBN.
Paniradya Pati Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho, menjelaskan saat ini proses pembahasan Rancangan APBN 2026 memang belum final, sehingga kepastian angka danais yang turun pun belum bisa bisa disampaikan. Untuk itu, ia masih menunggu kepastian hingga pengesahan APBN 2026.
Aris pun belum bisa memberikan komentar banyak soal kabar batalnya pemotongan danais 2026 ini. “Sekarang masih proses pembahasan, belum selesai. Nanti kalau sudah jadi APBN, kami baru bisa memberi komentar lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (22/9/2025).
BACA JUGA: Petugas Gagalkan 9 Kontainer Impor Mengandung Zat Radioaktif
Meski demikian ia mengapresiasi pemerintah pusat dan pihak-pihak yang memperjuangkan danais 2026 agar tidak dipotong. “Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih atas perhatian bapak-ibu di DPR RI terhadap penggunaan Danais di DIY,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kabar danais yang tidak jadi dipotong disampaikan Anggota DPR RI, My Esti Wijayati. Ia mendapatkan informasi tersebut usai adanya keputusan nota kesimpulan antara Badan Anggaran DPR RI dan eksekutif dalam hal ini pemerintah Indonesia Danis DIY Rp1 triliun.
My Esti menceritakan, sudah sejak Juni lalu mengetahui Danais DIY 2026 hanya Rp500 miliar. Menurutnya hal tersebut diketahui dari draf buku nota keuangan dari pemerintah diberikan ke Banggar DPR RI.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini menuturkan, Danais DIY yang semula Rp500 miliar menjadi Rp1 triliun merupakan lobi-lobi para wakil rakyat dari Dapil DIY. Ia sangat menghormati keputusan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X yang tidak berkenan meminta tambahan danais.
BACA JUGA: Sidang Pembunuhan Sopir Taksi Online, Terdakwa Dituntut Mati
"Kalau begitu biarkan kami wakil rakyat dari DIY yang memperjuangkan. Terakhir rapat Kamis kemarin sudah diputuskan sudah masuk nota kesimpulan Banggar dengan pemerintah Rp1 triliun," ungkapnya.
Adapun danais sebesar Rp1 triliun sama dengan jumlah yang digelontorkan pemerintah pusat tahun ini. Jumlah tersebut juga telah melalui proses pemotongan oleh pemerintah pusat dari yang sebelumnya Rp1,2 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
LG luncurkan TV premium 2026 dengan AI personal, dukung Bahasa Indonesia, OLED G6 jadi andalan dengan kualitas gambar terbaik.
Timnas Indonesia menang 1-0 atas Mozambik di GBK. Gol Ole Romeny dan aksi Maarten Paes jadi kunci kemenangan Garuda.
Shin Tae-yong hadir di GBK saat Timnas Indonesia vs Mozambik, sorot perhatian publik dan kenang kiprahnya bersama Garuda.
Survei DEN mengungkap program MBG berdampak besar pada UMKM, serap tenaga kerja lokal dan ciptakan ekosistem ekonomi baru.
Humas Pemda DIY mendominasi penerimaan Government Social Media (GSM) Award 2026 dengan menyapu bersih seluruh kategori penghargaan tingkat pemerintah provinsi.