Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Penampilan dari salah satu tim dalam Festival Angklung di The Harbour Theatre Jogja Bay Waterpark, Minggu (27/10/2019)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Tahun ini Jogja Bay Waterpark kembali menggelar Festival Angklung. Ribuan anak dari TK dan SD se-DIY ikut memainkan alat musik yang terbuat dari bambu tersebut.
Staf Marketing Communication Jogja Bay Waterpark, Medha Zeli Elsita mengatakan Festival Angklung digelar sebagai ajang untuk menyalurkan rasa percaya diri anak. Dia menjelaskan total ada 36 tim dari TK dan SD se-DIY yang mengikuti festival tersebut dengan total penampil mencapai sekitar 2.000 anak.
“Mereka berkompetisi menampilkan performa terbaik di atas panggung dengan bermain angklung. Ini sudah ketiga kalinya kami gelar. Festival Angklung tahun ini mengangkat tema Simfoni Angklung Nusantara," kata Medha, Minggu (27/10).
Festival tersebut itu digelar di The Harbour Theatre Jogja Bay Waterpark, Minggu (27/10). Puluhan tim itu memperebutkan hadiah berupa trofi Gubernur DIY. Festival Angklung, imbuh Medha, bisa jadi momentum yang tepat dalam menyalurkan rasa percaya diri pada anak.
Anak dapat mengembangkan kemampuan komunikasi dan motorik di atas panggung melalui alat musik angklung. "Menumbuhkan keberanian untuk tampil di depan orang banyak pada anak harus dilakukan sejak dini secara bertahap. Kegiatan yang diinisiasi oleh sekolah seperti keikutsertaan angklung ini menjadi salah satu langkah tepat dalam mendorong rasa percaya diri pada anak," ujar Medha.
Dia berharap Festival Angklung bisa terus digelar secara rutin untuk membantu mengembangkan potensi anak. "Ditambah dengan dukungan penuh dari keluarga dan orang terdekat anak itu nanti diharapkan bisa mendapatkan semangat berkarya yang lebih hasil dari pementasan ini," ucap Medha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)