Asbanda Dorong BPD Optimalkan SIPD-RI dan Siskeudes-Link
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Suasana focus group discussion yang dilakukan di ruang rapat Gedhang Dinas Pertanian Pangan kelautan dan Perikanan Bantul, Selasa (29/10/2019)./Istimewa-Dinas Kelautan dan Perikanan DIY.
Harianjogja.com, BANTUL—Kelompok Masyarakat Penggiat Konservasi (Kompak) Bantul menerima bantuan sejumlah peranti konservasi dari Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang, Provinsi Banten, Selasa (29/10/2019). Serah terima itu dilakukan di sela-sela focus group discussion yang dilakukan di ruang rapat Gedhang Dinas Pertanian Pangan kelautan dan Perikanan Bantul.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Bayu Mukti Sasongko mengatakan kawasan pantai di Kabupaten Bantul terutama Pantai Samas, Pantai Pelangi, maupun Pantai Gua Cemara menjadi tempat favorit bagi penyu untuk mendarat. Pasalnya pantai-pantai itu memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan inkubasi bagi penyu.
Terkait dengan upaya pelestarian penyu itu, selama ini dinasnya telah bekerja sama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY dan Fakultas Biologi UGM untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dan para konsrvator. Hal itu dilakukan agar penyu sebagai satwa yang dilindungi tidak punah, seiring dengan pesatnya pembangunan wilayah pesisir.
“Kami berharap bantuan ini dapat mendorong terjadinya peningkatan produktivitas masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat, baik dalam hal perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan konservasi,” kata Bayu melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa.
Kepala LPSPL Serang, Sarif Iwan Taruna Alkadri mengatakan bantuan diserahterimakan kepada kelompok masyarakat penggerak konservasi yang ada di Bantul. Pasalnya kelompok masyarakat penggerak konservasi yang ada di Bantul sejauh ini terbilang cukup aktif.
Adapun beberapa peranti yang ia berikan kepada kelompok masyarakat konservasi di antaranya kendaraan all terrain vehicle (ATV), radio frekuensi mobile, global positioning system (GPS), kamera digital, dan handy talky. “Kami berharap masyarakat bisa terus bersemangat dan kukuh melindungi melestarikan kondisi alam demi keberlangsungan hidup penyu,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.