Napi Kabur di Kulonprogo Tertangkap, Warga Temukan dalam Kondisi Terluka dan Kelaparan di Kebun Jagung

Muhammad Yusuf, salah seorang saksi mata menunjukkan lokasi terakhir kali Sutristiyanto, napi Rutan Wates yang kabur, sebelum dibekuk polisi, Selasa (29/10/2019). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
29 Oktober 2019 19:12 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Seluruh narapidana (napi) yang kabur dari Rutan Kelas IIB Wates pada Minggu (27/10/2019) lalu akhirnya bisa tertangkap kembali seluruhnya. Terakhir, petugas gabungan dari Rutan Wates dan Polres Kulonprogo berhasil menangkap Sutristiyanto pada Selasa (29/10/2019). Sutristiyanto juga disebut pihak Rutan Wates sebagai dalang pelarian kelima napi tersebut.

Sutristiyanto ditangkap petugas gabungan di ladang jagung Desa Beji, Kecamatan Wates atau sekitar satu kilometer dari Rutan. Info ini pertama kali berasal dari laporan pemilik kebun yang memergokinya tengah duduk di antara rimbunnya pohon jagung dengan kaki terluka. Muhammad Yusuf, 20, salah seorang saksi mata menyebutkan, setelah terpergok, Sutristiyanto bergeser sekitar dua meter dari tempat awalnya dan bersandar di dinding belakang toko bangunan di Beji itu.

"Kalau menurut pemilik kebun, keberadaan napi itu baru dilihat sekitar pukul 09.00 pagi tadi. Kemarin belum ada, jadi mungkin baru kemarin malam sampai sini," kata Yusuf yang merupakan penjaga posko partai yang terletak di samping toko bangunan.

Setelah curiga akan gerak-gerik orang tersebut, Yusuf menambahkan, pemilik kebun menghubungi kepolisian untuk melaporkan keberadaan orang tersebut. "Ciri-cirinya sudah tersebar di warga, jadi yakin aja kalau itu napi," kata dia.

Saat ditangkap, Sutristiyanto hanya bisa pasrah dan tidak melakukan perlawanan. Kondisi pergelangan kaki kanannya yang bengkak membuatnya tidak bisa kabur atau melawan lebih jauh. Kondisinya juga lemah karena disinyalir tidak makan dan minum selama dua hari sejak Minggu sore.

Adapun sehari sebelumnya, Senin (28/10/2019) sore, petugas berhasil menangkap kembali napi atas nama Pinasthi Bayu Setya Aji di kawasan Alun-Alun Kebumen, Jawa Tengah. Kelima napi itu kini mendekam di ruang isolasi untuk memudahkan pemeriksaan.