Harga iPhone di iBox 1 November 2026, Ada yang Naik Rp2,5 Juta
Harga iPhone di iBox 1 November 2026 berubah. iPhone 15 dan 16 naik, sedangkan iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB turun Rp1 juta.
Tas warga binaan yang masih menyangkut di kawat berduri Rutan Kelas II Wates, Kulonprogo,Minggu (27/10/2019) sore./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dua orang narapidana (napi) yang kabur dari rutan di Kulonprogo kini diburu aparat.
Jajaran petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Wates bersama Kepolisian Resor Kulonprogo, masih mengejar dua narapidana Bayu Setya Aji dan Sutristiyanto alias Trisno yang kabur pada Minggu (27/10/2019).
"Tim kami dibantu Polres Kulonprogo masih mengejar dua narapidana yang kabur. Mudah-mudahan bisa secepatnya ditangkap," kata Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto di Kulonprogo, Senin (28/10/2019).
Ia mengatakan narapidana Bayu Setya Aji merupakan napi kasus penggelapan. Warga Dusun Kalikepek, Desa Giripeni, Kecamatan Wates itu dijerat pasal 372 KUHP dengan hukuman penjara 10 bulan. Kalau dihitung tanpa remisi, dia baru bebas pada 15 Februari 2020.
Adapun napi Sutristiyanto alias Trisno, warga Pekalongan, Jawa Tengah, harus mendekam di penjara karena kasus pencurian. Dia dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan hukuman pidana 2 tahun enam bulan dan baru boleh keluar pada 24 November 2021.
"Untuk sementara belum ada informasi mengenai dua tahanan yang kabur tersebut," katanya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta Krismono menyebut lima tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Negara Kelas II Wates memanfaatkan momen jadwal salat Ashar karena menara pengawas kosong tanpa penjaga.
Krismono mengatakan setiap pukul 15.00 WIB, semua sel tahanan dibuka untuk memberi kesempatan tahanan menjalankan ibadah salat Ashar.
Ada lima napi yang melarikan diri dalam kejadian itu dan sebagian besar divonis penjara atas kasus pencurian maupun penggelapan untuk perkara saling berlainan, yakni Taufikurahman (vonis 1,8 tahun) dan Abdul Aziz (vonis 1,8 tahun) warga Magelang, Jawa Tengah, Sutristiyanto alias Trisno warga Pekalongan (vonis 2,6 tahun), Pinasthi Bayu Setya Aji warga Giripeni Wates (vonis 10 bulan), serta Dani Saiful Arifin warga Tangerang (vonis 1,6 tahun).
"Narapidana yang kabur memanfaatkan momen jadwal salat Ashar untuk melarikan diri setelah memastikan menara pengawas kosong tanpa penjaga," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil rekaman CCTV, ada narapidana yang masuk gorong-gorong kamar mandi, membuka teralis penghalang, dan lari ke menara pos pengawas.
Sementara itu, menara pos itu dalam keadaan kosong tanpa penjaga sehingga kelima napi itu bisa melompat keluar dinding beton setinggi sekitar tiga meter di penjara tersebut lalu kabur.
Napi itu membuka teralis besi sebesar linggis menggunakan kayu. Pihaknya masih menyelidiki dari mana napi mendapatkan kayu tersebut, dimungkinkan ada di selokan. Setelah berhasil membuka teralis, para napi lalu merangkak melewatinya lalu keluar menuju menara pengawas yang kosong dan kabur keluar rutan.
"Menurut saya itu salah dan keteledoran petugas, tidak sesuai SOP. Kalau di situ ada petugasnya, pasti tahanan tidak bisa lari karena dia lewat bawah dan naik ke pos," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga iPhone di iBox 1 November 2026 berubah. iPhone 15 dan 16 naik, sedangkan iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB turun Rp1 juta.
Peneliti menemukan 319 ekstensi Chrome yang mengalihkan pencarian melalui server perantara dan berpotensi memantau aktivitas pengguna.
Neraca perdagangan Indonesia surplus US$3,36 miliar pada September 2026. BI menilai capaian ini memperkuat ketahanan eksternal ekonomi nasional.
Cek jadwal lengkap 15 perjalanan KRL Jogja-Solo Selasa 3 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.
MilkLife Strikers lolos ke final Singa Cup 2026 setelah memuncaki Grup A. Tim asuhan Jacksen F. Tiago akan menghadapi Selangor FC Academy A.
Gunung Karangetang di Sulawesi Utara meletus tiga kali pada Minggu (1/11/2026). Status Level II Waspada, warga diminta menjauhi zona bahaya.