Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala Dinas pariwisata DIY, Singgih Raharjo dan Kabid Promosi Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, dalam jumpa pers Jogja Fashion Carnival 2019, Jumat (1/11/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Tahun ini Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kembali menggelar Jogja Fashion Carnival. Event yang merupakan bagian dari Jogja Fashion Week XIV itu akan digelar di sepanjang Jalan Malioboro sampai Alun-Alun Utara, Jogja, Minggu (3/10/2019).
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo, menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema Jantaka Anargaya yang berarti mengubah atau membuat sesuatu yang tadinya tidak bernilai menjadi sebuah karya bernilai seni tinggi.
Jogja Fashion Carnival tahun ini akan diikuti sebanyak 28 kelompok yang masing-masing terdiri dari dua kelompok peserta lomba dan lima kelompok bintang tamu. “Bintang tamunya meliputi Jember Society, Banyuwangi Etnocarnival, Salatiga Carnival, Tim Karnaval FT UNY, dan tim mitra pariwisata DIY,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, Jumat (1/11/2019).
Adapun kelompok peserta berasal dari DIY dan sejumlah daerah sekitarnya, seperti Solo, Kebumen, dan Cilacap. Lalu untuk kostum, dibagi dalam dua kategori, yakni flora dan fauna. Setiap kelompok harus mampu menampilkan kostum yang merepresentasikan kategorinya masing-masing.
Peserta akan dinilai oleh lima dewan juri yang terdiri dari berbagai bidang keilmuan, yang meliputi unsur pemerintahan, budayawan, fesyen dan pelaku karnaval. “Peserta yang menjadi juara dari kedua kategori tersebut akan menerima trophy dan uang pembinaan yang akan diserahkan pada penutupan Jogja Fashion Week di JEC,” kata dia.
Kepala Bidang Promosi Dispar DIY, Marlina Handayani, menuturkan acara tersebut diawali dengan lomba rias yang diikuti oleh 25 peserta di Hotel Grand Inna Malioboro, Minggu pagi. Lalu pukul 14.30 WIB baru dimulai karnaval dengan titik start di Gedung DPRD DIY dan finis di Alun-Alun Utara.
Dia berharap dengan kegiatan ini bisa menambah atraksi wisata serta jumlah kunjungan wisatawan. “Dapat menguatkan posisi DIY sebagai kota Batik Dunia dengan penyuelenggaraan event yang memanfaatkan kain batik sebagai materi. Juga sebagai wadah bagi para desainer untuk mengekspresikan bakat dalam bidang fesyen,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.