Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY Wardoyo (empat dari kanan) berfoto bersama pengelola objek wisata Gunung Minjil, Senin (18/11/2019)./Istimewa-Dinas Pariwisata DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Guna menumbuhkan kesadaran tentang wisata, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Kampanye Sadar Wisata di kawasan wisata Gunung Minjil, Gandekan, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Senin (18/11/2019).
Gunung Minjil yang merupakan area petilasan Pangeran Diponegoro adalah kawasan wisata yang terbilang masih baru. Itulah sebabnya, pembekalan diharapkan bisa dimanfaatkan memepersiapkan sumber daya manusia yang siap mengelola kawasan wisata tersebut.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Minjil Arif Suharson mengatakan acara tersebut dihadiri oleh tiga pemateri yang sudah ahli di bidang pariwisata. "Pertama, ada Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinpar DIY, Wardoyo, dan kedua adalah anggota DPRD DIY, Joko Purnomo. Mereka ini yang memotivasi agar kami terus mengembangkan desa kami jadi desa wisata. Saat ini masih rintisan desa wisata," katanya kepada Harianjogja.com, Senin.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY, Wardoyo, mengaku sangat mendukung jika ada acara pembelakan seperti ini. Menurut dia setiap rintisan desa wisata wajib melakukan pembekalan sebelum menjadi desa wisata.
"Untuk menjadi desa wisata memang harus dibekali dulu agar semua siap, seperti sumber daya manusia, konsep yang diterapkan dan juga cara pemasaran serta pengelolaan harus bagus," katanya.
Gunung Minjil, kata dia, sangat berpotensi dikembangkan dengan menggunakan konsep destinasi wisata edukasi sejarah. "Keuntungan dasi tempat ini adalah bekas petilasan Pangeran Diponegoro. Ini jadi satu keuntungan bagi pengelola untuk menarik pengunjung, karena sejarah tidak bisa dilupakan begitu saja, untuk akses jalan sudah kami bantu," ucapnya.
Sementara itu anggota DPRD DIY Joko Purnomo menyampaikan Dewan juga akan selalu mendukung dan membantu destinasi-destinasi wisata yang khususnya masih menjadi rintisan desa wisata agar menjadi desa wisata. "Saya berikan motivasi agar para warga antusias dan kesadarannya akan wisata lebih meningkat, DIY ini sangat potensi wisata yang perlu dikembangkan tapi masih butuh pembekalan seperti ini," katanya.
Dia berharap setelah pembekalan tersebut, warga Gunung Minjil bisa lebih antusias lagi dalam mengolah objek wisata tersebut. “Intinya, jangan berhenti berinovasi, karena jika suatu destinasi wisata diolah dengan baik maka ekonomi warganya juga akan terbantu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.