Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Masyarakat memeriksakan kesehatannya di sela-sela acara HUT ke-106 GKJ Gondokusuman, Minggu (24/11/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam rangka merayakan usia yang lebih dari seabad, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sawokembar atau yang biasa dikenal dengan GKJ Gondokusuman menggelar sejumlah kegiatan sosial dan peduli lingkungan, Minggu (24/11/2019).
Koordinator Bakti Sosial HUT GKJ Gondokusuman, Andriani Sumaskris, mengatakan tahun ini GKJ Gondokusuman genap berusia 106 tahun. Guna menandai peringatan itu, pihaknya menggelar sejumlah kegiatan yang ditutup dengan Bakti Sosial pada Minggu.
Bakti Sosial, kata dia, diisi dengan pemeriksaan kesehatan majelis, jemaat dan masyarakat umum. "Lalu ada juga donor darah yang bekerja sama dengan RSUP Dr. Sardjito," ujar dia, Minggu.
Dia menjelaskan pemeriksaan kesehatan majelis meliputi cek tekanan darah, asam urat, gula darah dan kolesterol. Sejumlah dokter juga didatangkan untuk memeriksa gigi, mata, penyakit dalam, syaraf dan konsultasi gizi.
Dalam Bakti Sosial, ucap dia, juga digelar acara bertajuk Berbagi Kasih yang bekerja sama dengan komunitas mahasiswa Kristen. "Di acara itu ada agenda berbagi kupon untuk makan bersama, dilanjutkan dengan diskusi tentang pengelolaan stres," katanya.
Pendeta GKJ Gondokusuman, Seno Adhi Noegroho, mengatakan peringatan HUT ke-106 Gereja Gondokusuman mengusung tema Gereja Bagi Sesama dan Semesta. Tema ini, kata dia, di satu sisi menunjukkan keterbukaan, di sisi lain menunjukkan kesiapan untuk bekerja sama dengan masyarakat dan lingkungan sekitar. “Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja dan kelurahan untuk memilah sampah dan mengoptimalkan bank sampah,” ucap dia.
Hal inilah yang kemudian menjadi spirit yang melandasi serangkaian kegiatan dalam HUT ke-106 GKJ Gondokusuman, di antaranya jalan sehat, lomba untuk jemaat, bakti sosial untuk masyarakat umum, donor darah dan puncaknya adalah ibadah peringatan HUT ke-106 GKJ Gondokusuman pada Sabtu (23/11).
Acara puncak itu dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat diantaranya tokoh masyarakat Kampung Klitren, pemuka agama, srikandi lintas iman, penghayat kepercayaan Parisada Hindu Dharma, perwakilan umat Katolik dan komunitas difabel.
Di usia yang sudah lebih dari satu abad, dia berharap GKJ Gondomusuman bisa lebih bermakna dan berguna bagi masyarakat. "Dengan tema itu kami juga mengajak jemaat khususnya untuk peduli pada masyarakat dan lingkungan sekitar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
Keputusan BTS tidak mengikuti Grammy Awards 2027 kembali memicu perdebatan soal transparansi penghargaan musik dunia. Berikut deretan musisi yang pernah mengkri
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!