Prabowo Sebut Rp700.000, Faktanya Upah Kupas Bawang Cuma Rp2.000
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Foto ilustrasi. /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat, pada awal musim hujan ini, BPBD Bantul masih melakukan dropping air bersih di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan beberapa sumber mata air di Bantul dalam kondisi kering karena hujan belum rutin dan kebutuhan air masyarakat sangat banyak.
"Awal musim hujan seperti ini beberapa titik sumber air justru sedang kering-keringnya, karena hujan belum rutin. Jadi beberapa masih meminta dropping air, khususnya daerah Srimartani," katanya kepada Harianjogja.com pada Senin (25/11/2019).
Kata Dwi selain Srimartani, daerah yang masih sering meminta dropping air adalah Wukirsari dan juga Srimulyo. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan dropping pihak Dwi harus mengajukan dana tak terduga sebesar Rp40 juta.
"Dana untuk kekeringan sendiri sudah habis, bahkan kemarin kami minta dana tambahan, dari dana tak terduga Rp40 juta. Untuk mengkaver bantuan air bersih untuk warga yang masih membutuhkan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Prabowo meninjau karhutla Kubu Raya dan meminta penanganan dipercepat serta pelanggaran hukum ditindak tegas sesuai ketentuan.
Penelitian University of Sydney menemukan bahwa berhenti sejenak sebelum bereaksi dapat membantu mengelola emosi dan mencegah keputusan impulsif.
Cara cek NIK KTP dipakai untuk pinjol melalui SLIK OJK secara online dan offline. Ketahui langkah-langkahnya untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berpeluang menciptakan All Indonesian final di WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah berada di jalur berbeda.