Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Seorang pengendara sepeda motor melintas di wilayah perbatasan Gunungkidul dan Kabupaten Wonogiri di Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Senin (23/9/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY sedang membahas Raperda tentang pengelolaan dan pembangunan wilayah perbatasan. Raperda ini diharapkan bisa mengatasi berbagai persoalan perbatasan di wilayah DIY. Sehingga perhatian wilayah perbatasan tidak hanya tertuju pada sisi administrasi saja, namun juga mengelola dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya.
Anggota Komisi A DPRD DIY Suwardi menjelaskan regulasi tentang perbatasan yang sedang dibahas ini jika nanti disahkan menjadi perda diharapkan tidak hanya mengelola dari sisi administrasi saja namun juga membangun wilayah perbatasan. Karena sering kali wilayah perbatasan tak terkecuali DIY kurang mendapatkan perhatian sehingga minim pembangunan.
“Contoh kecil perbatasan antardesa, perbatasan antarkecamatan ini kadang jalan ada yang rusak, apalagi yang lebih luas seperti DIY yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah,” ujarnya dalam acara dengan pendapat Raperda tentang pengelolaan dan pembangunan wilayah perbatasan di DPRD DIY, Rabu (27/11/2019).
Raperda inisiatif DPRD DIY itu, lanjutnya, sekaligus sebagai respons atas ketimpangan kebutuhan dasar di wilayah perbatasan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur sering timpang dengan wilayah di tengah kota. “Sehingga kami memandang penting membuat regulasi tentang pengelolaan dan pembangunan wilayah perbatasan ini,” ucapnya.
Dalam dengar pendapat itu dihadirkan sejumlah narasumber salah satu akademisi Sri Susilo yang memaparkan sejumlah alternatif untuk pengelolaan perbatasan DIY untuk menghapus ketimpangan yang ada. Ia mengatakan wilayah desa DIY yang berbatasan dengan Provinsi Jateng dari indikator kesehatan, pendidikan menunjukkan relatif tertinggal. Sehingga perlu ada upaya pengelolaan pembangunan di mana harus melibatkan peran serta masyarakat, DIY dan Jateng.
Terkait dengan pelayanan dasar ini bisa melibatkan siapa saja, mulai dari Pemda DIY, pemkab, pemdes serta pihak ketiga sehingga upaya meningkatkan layanan dasar bagi masyarakat perbatasan menjadi lebih optimal. “Pengelolaan penataan administrasi batas, dapat dilakukan melalui pengembangan sistem informasi manajemen, pembangunan dan pemeliharaan penanda perbatasan,” ujarnya.
Peneliti dari Pusat Studi Perencanaan Pembangunan UGM Gunung Radjiman mengatakan masalah perbatasan termasuk krusial sehingga penting untuk disiapkan regulasi dalam membangun masyarakat dan desanya. Menurutnya pemerintah belum secara maksimal menggarap situasi perbatasan, bahkan jiwa atau roh perbatasan belum tertangani dengan baik. Sehingga perlu wacana pembenahan kembali seperti apa kawasan perbatasan tersebut.
“Karena permasalahan perbatasan itu akan selalu terulang, terjadi kembali, dari setiap waktu dari berbagai daerah. Karena perbatasan itu penuh dengan kendala maka perlu lompatan atau inovasi dalam rangka menggarap masyarakatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.